Manajemen Kentut

Sepintas terdengar saya seperti sedang kesal dengan pihak tertentu (sebut saja manajemen) sehingga saya mengumpat demikian. Mirip seperti ketika orang-orang yang sedang marah lalu melontarkan sumpah serapah atau sebutan-sebutan tidak sopan. Padahal bukan itu maksud saya, gaes. Mo tau yang akan saya bicarakan? Baca terus ya…

Continue reading “Manajemen Kentut”

Iklan

Busway Dulu… Sekarang

Hari ini saya naik Busway ke bilangan Kuningan, semoga tidak macet karena ini hari Senin yang identik dengan kemacetan. Sudah lama sekali saya tidak naik bis Transjakarta, bahkan saya lupa kapan itu dan dengan tujuan ke mana. Yang saya masih ingat waktu dulu baru punya 1 atau 2 anak, saya dan istri jalan-jalan ke Monas naik Busway. Lumayan juga muter-muter tapi cukup nyaman karena bis ini termasuk yang terawat tidak seperti bis-bis kota lainnya.

Sebenarnya dulu banget dari Blok M ke Ragunan saya pernah naik bis kota AC, Steadysafe apa gitu cuma kelamaan trayek bis itu menghilang jadi orang gak punya alternatif selain Kopaja yang tau sendiri kualitas bis dan layanannya. Meski begitu hampir 3 tahun di ibukota, saya jadi terbiasa dengan Kopaja dkk. Pernah suatu masa saya tiap hari naik bis kota dan Kopaja pagi-sore, bahkan sampe ketiduran di situ seperti penumpang-penumpang lainnya. Begitulah kita, tresna jalaran saka kulina (kenyamanan muncul karena kebiasaan).

Continue reading “Busway Dulu… Sekarang”

(Melawan) Microblogging di Status

Ini yang saya maksud… bukan fenomena baru memang. Tapi sungguh menjadi ancaman bagi saya khususnya yang masih menganggap blog sebagai media terbaik untuk mencurahkan perasaan dan berbagi informasi.

Wkwkwk… bertransformasilah, atau punah. Ironis memang. Bahkan saya sendiri menikmati posting status dan status walking. Ini semacam virus yang saya tidak ingin terjangkit tapi seperti sudah kronis menjangkiti semua orang dan sayapun terpapar.

Pasang umpan ah… siapa tau nyangkut ๐Ÿ˜

Ketika Menurun…

Statistik pengunjung blog saya semakin menurun akhir-akhir ini. Apa sebab?

Saya lalu berfikir, mungkin netizen sekarang lebih suka microblog dibanding blog yang sesungguhnya. Bahkan lebih ekstrim, netizen lebih suka status walking ketimbang blog walking. Entah mana yang benar…

Saya sendiri merasa lebih banyak meluangkan waktu untuk baca status di WA atau IG ketimbang baca blogfeed di WP wkwkwk… kelakuan.

Bagaimana dengan Anda?

Prosedur Mendaftar Haji di Depok

Seorang senior mengingatkan saya bahwa seseorang yang mencapai usia 40, maka seperti itulah ia menghabiskan sisa umurnya. Beberapa saat kemudian beliau berbagi dalil terkait melalui WA.

Allah Taโ€™ala berfirman,

ูˆูŽูˆูŽุตูŽู‘ูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ูŽ ุจููˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู‡ู ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู‹ุง ุญูŽู…ูŽู„ูŽุชู’ู‡ู ุฃูู…ูู‘ู‡ู ูƒูุฑู’ู‡ู‹ุง ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนูŽุชู’ู‡ู ูƒูุฑู’ู‡ู‹ุง ูˆูŽุญูŽู…ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽููุตูŽุงู„ูู‡ู ุซูŽู„ูŽุงุซููˆู†ูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฅูุฐูŽุง ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุดูุฏูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽู„ูŽุบูŽ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููŠู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู†ููŠ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดู’ูƒูุฑูŽ ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง ุชูŽุฑู’ุถูŽุงู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ู„ููŠ ูููŠ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุชููŠ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุชูุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฅูู†ูู‘ูŠ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ

โ€œKami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa:

โ€œYa Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.โ€ (QS. Al-Ahqaf: 15)

Imam Malik berkata,

ุฃูŽุฏู’ุฑูŽูƒู’ุชู ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ุนูู„ู’ู…ู ุจูุจูŽู„ูŽุฏูู†ูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุทู’ู„ูุจููˆู’ู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุŒ ูˆูŽูŠูุฎูŽุงู„ูุทููˆู’ู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ุŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽ ู„ูุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ู’ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููˆู’ู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹ ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุชูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุงูุนู’ุชูŽุฒูŽู„ููˆู’ุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ

โ€œAku mendapati para ulama di berbagai negeri, mereka sibuk dengan aktivitas dunia dan bergaulan bersama manusia. Ketika mereka sampai usia 40 tahun, mereka menjauh dari manusia.โ€ (Al-Jamiโ€™ li Ahkam Al-Qurโ€™an, 14:218)

Ibnu Katsir menyatakan bahwa ketika seseorang berada dalam usia 40 tahun, maka sempurnalah akal, pemahaman dan kelemahlembutannya. (Tafsir Al-Qurโ€™an Al-โ€˜Azhim, 6:623)

Dan menurut beliau bagaimana seseorang akan menghabiskan hidupnya akan tergambar dari kebiasaannya di usia 40 tersebut.

Continue reading “Prosedur Mendaftar Haji di Depok”

Menjelaskan Butuh Seni

Suatu hari kami sekeluarga pergi ke Bekasi, naik KRL. Kenapa naik moda transportasi ini? Bisa dibaca di sini. Nah di tengah perjalanan itu, mas Faqih bertanya ke saya, “Bi, kenapa di rel dikasih batu2?”. He he he… pertanyaan macam apa itu? Tapi karena yang bertanya anak umur 9 tahun saya jadi perlu mikir dulu. Kira2 saya mesti jawab apa ya?

Continue reading “Menjelaskan Butuh Seni”

Saya PRAMUKA, Kamu?

Hari ini (mestinya kemarin ha ha…) tiada beda dengan hari-hari yang lain, tapi dulu pernah berbeda buat saya. Ya, hari ini Hari Pramuka.

Pramuka Pramuka Praja Muda Karana… Pramuka Pramuka Praja Muda Karana…

Saat SMP saya baru berkenalan dengan yang namanya Pramuka. Apaan sih? Ya pokoknya setiap Jum’at sore kami mesti balik ke sekolah lagi setelah pulang sebelum Sholat Jum’at untuk ikut kegiatan Pramuka. Apa kegiatannya? Pramuka jaman SMP yaitu: baris-berbaris, tali-temali, sandi-sandi, P3K, dll. Saya bahkan lupa dulu itu ngapain aja kalo Pramuka, yang saya ingat pulangnya sudah sore banget bahkan sampe rumah malam karena jarak dari sekolah ke rumah cukup jauh.

Beranjak SMA, Pramuka awalnya menjadi momok… Kenapa? Karena saya ada di saat MAPRAS, MAPTA, dsb. menjadi kegiatan wajib bagi murid baru. Di sini saya mengenal Pramuka sebagai sosok yang garang, galak dan tidak nyaman. Pakai atribut aneh, tugas seabreg, diteriakin dan kocar-kacir. Ya ya ya… mengingatnya selalu membuat tersenyum, koq bisa ya waktu itu dibegitukan padahal toh kami dengan para senior hanya terpaut usia beberapa tahun saja. Baiklah, kegiatan Pramuka sesudahnya memang lebih having fun: belajar di kelas, upacara, baris-berbaris, camping, wide-game, dll. Hingga tiba pada suatu masa… Pendaftaran Aktifis jreng jreng.

Seperti ingin mengulang masa perploncoan di awal SMA, saya dkk. dengan “suka hati” menyediakan diri kami dibentak-bentak dan disuruh-suruh bahkan dihukum untuk satu tujuan: menjadi sebagian murid yang aktif di kegiatan Pramuka sementara yang lain sudah tidak lagi he he he… tapi tentu bukan cuma itu sih (ada udang di balik bakwan kata orang). Menjadi aktifis Pramuka adalah pintu masuk paling mudah untuk menjadi Bantara. Kenapa mesti Bantara? Ya karena dalam dunia “militeristik” Pramuka jaman dulu, Bantara ibarat perwira, aktifis ibarat bintara, dan anggota lain ibarat tamtama. That’s it… hanya perwira saja yang bisa menyuruh dan mengatur bintara sekaligus tamtama. Dan perwira hanya tunduk pada pati (Pembina Pramuka).

Begitulah seperti bola salju yang menggelinding, aktifis itu berubah menjadi calon Bantara lalu berubah menjadi Bantara… dan saatnya kami memimpin barisan. Ahai… saya jadi kembali ke memori di masa-masa indah SMA dengan para mantan… dan biarlah memori ini buat saya saja #harubiru

Saya PRAMUKA

Kamu?

Masjid di Sekitar Hotel di Indonesia

Eastparc Hotel Sleman, Yogya

Saat Anda berkunjung ke Yogya dan menginap di Eastparc Hotel, karena dekat dengan Bandara, mungkin Anda akan kesulitan menemukan masjid yang dekat. Hotel ini terletak di Jalan Kledokan, Ngentak, Sleman di mana tidak terdapat masjid di sepanjang jalan tersebut, tapi sebenarnya ada koq masjid di sekitarnya. Meskipun hotel ini menyediakan musholla yang cukup nyaman tapi bagaimana bila Anda ingin sholat di masjid?

Peta tersebut (Courtessy: Google Maps) menunjukkan masjid terdekat dengan Eastparc Hotel, yaitu Masjid Margotunggal. Lokasinya di belakang hotel, kira-kira berjarak 600 meter atau 7 menit dengan berjalan kaki.

To see this route visit https://goo.gl/maps/rQGsvTGXG2r

Nah, jika Anda berkesempatan lagi menginap di hotel ini maka tidak perlu khawatir tertinggal sholat berjama’ah (terutama Shubuh) di masjid karena Anda bisa ke Masjid Margotunggal.

Continue reading “Masjid di Sekitar Hotel di Indonesia”

Ceramah Halal Bihalal Paguyuban Bani Singosenjoyo

Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Sekali lagi biar afdhol… Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Innalhamdalillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu wana’udzubillahi min shururi anfusina wamin sayyi-ati a’malina, man yahdillahu fala mudhillalahu waman yudhlil fala hadi-alah. Asyhadu an la-ilaha illallahu wahdahu la-syarikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuluhu la-nabiya ba’dah. Wash sholatu wasalamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala alihi washohbihi waman walah wala-haula wala-quwwata illa billah.

Continue reading “Ceramah Halal Bihalal Paguyuban Bani Singosenjoyo”