Berhubungan Terlalu Dalam dgn …


– Jakarta, 18/12/2007 –
    Seperti halnya pepatah “Bermain air basah, bemain api terbakar“, kondisi itu bisa dialami semua orang. Ada 3 hal yang bisa menarik manusia ke dalam jurang kenistaan (fitnah) dunia : harta (kekayaan duniawai), tahta (kedudukan/kekuasaan) dan wanita (pria juga-red). Begitu lah kondisi kita saat berada sangat dekat dengan 3 hal di atas. Bila tidak berhati-hati sekali, tentulah kita menjadi sangat terobsesi (menjiwai-red) bahkan menjadikannya satu-satunya tujuan dalam hidup kita.
    Banyak orang berkata untuk kaum hawa, harta adalah yang paling menggoda. Sebut saja barang-barang perabot rumah tangga, pakaian, atau perhiasan. Hal-hal tersebut boleh jadi sangat menarik bagi mereka. Lihat saja betapa antusiasnya adik, kakak atau istri kita ketika suatu produk baru muncul, atau ketika teman atau tetangga membeli perabot baru atau ketika kita memberinya sebagian uang rapelan tentu hal yang menjadi obsesinya adalah memiliki barang-barang serupa. Tidak mustahil, mereka merengek-rengek atau ngambek bila kita tidak mau memenuhi keinginan mereka untuk yang satu ini, bisa-bisa berabe.
    Sedangkan laki-laki, wanita adalah godaan terbesarnya. Jarang sekali laki-laki normal tidak memandang indah wanita cantik, tidak tergoda untuk mengenal, berbincang atau bahkan menggodanya. Apalagi bila si wanita tidak bersikap menolak alias open, tentu banyak laki-laki yang berusaha mendekatinya. Tidak jarang, seorang yang beristri atau yang sudah berpacar, mencari kesempatan untuk dapat meraih hati wanita lain (selain istri/pacarnya-red). Bahkan ada yang rela rumah tangganya bahkan karirnya hancur demi untuk memperoleh hati kekasih gelapnya.
    Luar biasa memang, tidak satupun manusia terlewat dari 3 godaan di atas. Mengapa? Karena sang penebar fitnah alias setan la’natullah (yang di laknat Allah-red) telah berikrar di hadapan Penciptanya untuk 24 jam dari berbagai sisi sampai kiamat untuk menggoda Adam dan anak cucunya semuanya, tanpa terkecuali. Dan bahkan Allah pun telah memberikan kesempatan pada setan untuk hidup “abadi” untuk melaksanakan misinya itu. Sungguh setan telah menjamin, tidak ada yang akan mampu lolos dari godaanynya, kecuali …
Kecuali apa? Kecuali orang-orang yang ikhlas …
    Semudah itukah … orang yang ikhlas yang artinya tidak mengharap balasan apa-apa dari yang dilakukan kecuali ridha Allah semata …? Orang-orang yang sudah merasakan asam garam dan sebagian kenikmatan dunia pasti menjawabnya dengan satu jawaban kompak : TIDAK! TIDAK MUDAH! bahkan sebagian orang putus asa menjawab lantang : TIDAK MUNGKIN! Demikian hebatnya usaha musuh abadi kita ini (setan-red).
    Penulis sendiri tidak luput dari kekhilafan dan kelemahan akan godaan setan. Tidak jarang, melakukan hal-hal yang mengarah pada kemaksiatan dan lupa bila suatu saat akan ada masa persidangan yang dahsyat. Memang hebat, setan bisa begitu sabar menggoda sampai apa yang diingininya tercapai atau ia kalah (maju terus pantang mundur, mati satu tumbuh seribu). Semboyan yang benar-benar dipakai olehnya. Hingga penulis hanya bisa memohon kepada Allah, semoga Allah tidak sedetik pun melupakannya, yang artinya secara resiprokal semoga penulis selalu mengingat Allah dalam setiap hembusan napasnya hingga napas yang terakhir.
    Selamat berjuang saudara-saudaraku semua, lindungi diri dan keluarga kalian dari tujuan akhir setan yaitu neraka jahannam! Semoga kita semua dapat berkumpul, di taman surga yang indah bersama orang-orang yang kita cintai. Aamiin.
    Kebenaran semata-mata datangnya dari Allah, sedangkan kesalahan kata, kekeliruan makna, dan kekhilafan sikap adalah karena kefakiran saya. Mohon maaf dan terima kasih. <Abu Fida>

NB: Posting pindahan dari blog.friendster, katanya mo ditutup … hik hiks 😦

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s