Dirgahayu Persandian RI


Tanggal 4 April, diperingati oleh Lemsaneg sebagai Hari Ulang Tahun PERSANDIAN RI. Sejarahnya di sini. [1]

Kemarin, Ahad, 4 April 2010. Karena libur tidak ada acara khusus di Lemsaneg. Biasanya dilaksanakan upacara HUT yang diawali atau dilanjutkan dengan rangkaian berbagai kegiatan. Rencananya upacaranya lusa, hari Rabu sedangkan kegiatan yang dimaksud sudah selesai dilaksanakan kurang lebih sebulan kemarin. Penutup rangkaian kegiatannya :  Outing Lemsaneg 2010 di Pantai Festival Jaya Ancol. Dokumentasi kegiatan penutup dapat dilihat di sini. [2]

Seperti halnya manusia, pertambahan usia Lemsaneg sepantasnya menjadikan institusi ini semakin dewasa. Dewasa seorang manusia memang berbeda dengan dewasa sebuah institusi. Bila usia 40 – 50 umumnya adalah usia keemasan seseorang dalam kehidupan pribadi terutama karirnya maka bagi Lemsaneg usia tersebut sudah terlewati lebih dari satu hingga dua dekade. Ketika manusia memasuki usia 60-an maka masa keemasan itu mulai surut, mungkin berbeda dengan suatu intitusi, boleh jadi di usia 60-an ia baru memulai masa kejayaannya. Bagaimana dengan Lemsaneg, apakah saat ini sedang merintis masa kejayaan atau sudah melewati titik puncaknya?

Lemsaneg ibarat pemerintahan, pasang surutnya mengikuti arah kebijakan pemimpinnya. Sandiman senior yang sudah memasuki masa pensiun atau yang mendekati pensiun tentunya memiliki catatan, walaupun tidak tertulis, tentang perjalanan Lemsaneg sebagai institusi pengamanan berita rahasia negara khususnya dan sebagai bagian dari pemerintahan umumnya. Memang setiap pemimpin memiliki ciri kas, walaupun tidak semuanya membawa pada kejayaan. Namun demikian, setiap pemimpin telah meletakkan pondasi yang penting bagi Lemsaneg dalam perkembangan institusi ini khususnya dan persandian nasional umumnya.

Lemsaneg adalah ibunda persandian nasional Indonesia. Istilah ini sedikit lebih sentimentil dibanding ‘cikal bakal’ bila dilihat dari sejarahnya atau ’suprastruktur’ bila dilihat dari tupoksinya. Makna ibunda di sini lebih berarti sebagai induk semang [3], saya maknai demikian karena pada kenyataannya Lemsaneg merupakan induk semang bagi semua orang yang menjadi bagian dari persandian baik di Lemsaneg maupun di UTP. Saat ini lebih dari seribu orang berada di bawah naungan Lemsaneg, mulai dari mendapatkan penghasilan tetap (pegawai), hanya mendapatkan TPP (sandiman/pejabat UTP), mendapatkan tunjangan khusus (fungsional sandiman), meniti karir birokrasi (pejabat eselon baik sipil maupun militer), hingga menyelesaikan usia pensiun dengan berkarya di institusi sipil ini (pejabat eselon I/II pra pensiun).

Disadari atau tidak banyak orang yang memulai sesuatu yang penting dalam hidupnya di Lemsaneg. Ambil contoh paling sederhana, menjadi PNS. Walaupun semua paham ketika mendaftarkan diri menjadi mahasiswa AKSARA atau STSN, atau CPNS maka secara otomatis akan berujung sebagai PNS, tetapi tidak semua orang yang melakukannya punya cita-cita menjadi PNS. Demikian pula, orang-orang yang bertemu jodoh di kantor ini, mungkin sudah kenal sebelum menjadi pegawai atau sudah pacaran, mungkin juga baru mengenal setelah menjadi pegawai. Sebagian malah memendam niat menikah karena masih terikat aturan dinas, semisal mahasiswa AKSARA, STSN ataupun peserta Diklat Persandian. Ada yang ketika masuk menjadi pegawai berekonomi pas-pasan, memulai usaha sesudah menjadi pegawai dan akhirnya menjadi pengusaha sukses bahkan jutawan. Namun yang menurut saya pribadi paling berharga di antara itu semua adalah orang-orang yang menemukan kedekatan dengan Allah SWT. Sangpencipta alam semesta setelah menjadi bagian dari Lemsaneg. Yang terakhir ini akan juga memulai hari-hari baru dalam hidupnya, bertemu dengan saudara-saudara baru, komunitas baru, dan mungkin tujuan hidup yang baru pula. Luar biasa. Yang manakah Anda?

Singkat kata, bagi ibunda persandian, kami mengucapkan :

DIRGAHAYU KE-64 PERSANDIAN REPUBLIK INDONESIA

Semoga Allah SWT memudahkan urusan kita dan bangsa ini sehingga menjadi banga besar yang bermartabat, adil dan sejahtera. Aamiin.

Sumber :

[1] http://www.lemsaneg.go.id

[2] http://imamrm.wordpress.com

[3] http://kamusbahasaindonesia.org

Iklan

2 thoughts on “Dirgahayu Persandian RI

  1. Reportase yang komprehensif, semoga Persandian tetap eksis di tengah kemajuan teknologi dan dapat menjadi sebuah Lembaga layaknya NSA, heee.. semoga aja 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s