Update … Mengambil Hikmah dari Semua Kejadian


Bencana … mungkin kita yang belakangan sering tertimpa bencana alam menjadi alergi mendengar kata yang satu ini. Tapi apakah kita alergi atau tidak, bencana adalah suatu keniscayaan dalam hidup. Bencana adalah suatu bagian dari keseimbangan alam. Bagian dari keseimbangan hidup setiap manusia. Bagian dari ujian Sang Khalik untuk hamba-hamba-Nya, agar tampak siapa yang benar beriman dan siapa yang kufur …

Dalam Al Qur-an, Allah SWT menyebutkan beberapa bencana dalam hidup manusia. “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. (QS Al Baqarah : 155). Ketakutan, kelaparan, kemiskinan, kematian, dan paceklik. Ya, setidaknya 5 bencana ini menjadi hal yang paling dihindari dalam kehidupan manusia.

KETAKUTAN

Setiap manusia memiliki rasa takut, tidak terkecuali orang paling bengis sekalipun. Ketakutan adalah sifat yang melengkapi karakter manusia, darinya muncul sikap berhati-hati (waspada), khawatir (perhitungan) dan cemas (perhatian terhadap orang lain). Namun terkadang ketakutan membuat manusia menjadi lemah terhadap hal yang ditakuti, sedemikian sehingga terkuasai olehnya dan mengikuti apa yang ditakuti. Ketakutan bisa membuat manusia lupa bahwa tidak ada yang bisa memberikan kebaikan dan keburukan kecuali Sang Pencipta. Karenanya ketakutan adalah sifat uji yang ideal untuk menentukan apakah seseorang berpegang pada kebenaran atau kebatilan. ketakutan >< kebebasan

KELAPARAN

Tidak ada makhluk hidup yang tidak membutuhkan makanan. Secara naluriah, makhluk hidup akan mempertahankan hidupnya dengan mencari makan. Mulai dari makhluk bersel satu: protozoa hingga makhluk berakal: manusia. Kondisi yang tidak disukai adalah rasa lapar yang akan berujung pada hilangnya kekuatan. Kelaparan adalah bencana, terlebih bagi manusia yang tidak terbiasa dengan rasa lapar. Kelaparan yang terbiasa pun bisa mendatangkan bencana lain, penyakit dan kematian. Kelaparan bisa mendorong orang untuk berbuat di luar batas nilai-nilai kebenaran, seperti tindakan kriminal pencurian, pencopetan, perampokan dan sebagainya. kelaparan >< keberdayaan

KEMISKINAN

Ketidakadaan harta (uang) adalah pengertian yang paling umum disimpulkan dari kemiskinan. Padahal kemiskinan bisa dipandang sebagai kondisi lemah pada berbagai faktor tidak terbatas pada harta (uang), juga bisa untuk ilmu, perasaan kasih sayang, kehormatan, atau kesehatan (harta selain uang). Kekurangan harta (uang) ini adalah bencana bagi sebagian besar manusia, kecuali yang hidupnya tidak selalu dikungkung dengan kebutuhan akan harta (uang). Setiap manusia pernah mengalami kemiskinan, bahkan ketika seseorang masih mempunyai tabungan berjuta-juta di rekenging banknya seketika ia bisa merasa miskin dan tidak berdaya untuk sekedar membantu tetangganya yang membutuhkan biaya untuk berobat. kemiskinan >< kecukupan

KEMATIAN

Agaknya belum ada bencana yang lebih besar bagi manusia umumnya dibanding dengan kematian. Dan kematian membawa pengaruh lebih besar kepada orang lain, sedangkan bagi yang mengalami itu adalah awal untuk fase berikutnya. Kematian orang terdekat adalah bencana karena banyak hal, tapi kesimpulan terakhir yang saya dapatkan adalah karena orang yang ditinggalkan tidak dapat lagi berkomunikasi 2 arah dengan yang telah mati. Kondisi ini juga dialami oleh keluarga dari orang-orang yang koma atau tidak sadarkan diri dalam waktu lama. Kematian adalah kondisi awal makhluk hidup tidak mendapatkan kenikmatan hidup yang biasa diperolehnya. kematian >< kenikmatan

PACEKLIK

Kondisi saat bahan makanan tidak mencukupi kebutuhan manusia biasa disebut paceklik. Paceklik adalah sumber dari kemiskinan (pangan) yang bisa berakibat pada kelaparan. Paceklik bisa menimbulkan ketakutan akan naiknya harga barang-barang pangan, ketidaktersediaan pangan untuk kebutuhan yang besar hingga kematian massal akibat kelaparan. Paceklik adalah bencana, terutama untuk manusia yang mendapatkan keuntungan dari rotasi makanan seperti pedagang. Petani tentu merugi bila gagal panen, tapi lebih rugi pedagang karena tidak dapat menjual barang untuk mendapatkan keuntungan darinya. paceklik >< keuntungan

Hikmah adalah barang berharga yang mesti diambil oleh setiap orang beriman di mana pun ia temui. Hikmah adalah harta berharga, untuk menghargai setiap kejadian karena setiap kejadian adalah nikmat dari Yang Mahakuasa atas manusia hidup. Bagaimana dengan Anda, hikmah apa yang Anda ambil baru-baru ini?

2 thoughts on “Update … Mengambil Hikmah dari Semua Kejadian

  1. kadang malah tidak sadar bahwa dibalik semua yang terjadi ada hikmah buat kita.
    Salah satu hikmah yang saya rasakan ketika Pak Lik saya meninggal, saya merasakan hikmah banyak diantaranya harus bener2 jaga kesehatan, lebih mendekatkan diri pada Allah, belajar bersabar ketika ada musibah.

    1. Betul Mas, walau terkadang hikmah itu muncul ketika “nasi sudah menjadi bubur”. Tapi, bukankah setiap hari istri kita memasak nasi, so masih banyak kesempatan … 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s