Mengoprek Printer (Rusak?)


Masih ingat printer saya ‘ngadat’? Saya sempat ‘curhat’ tentang printer itu di sini. Nah, setelah mengikuti nasihat atau advis dari tukang service printer untuk membeli cartridge baru (padahal seken), yakin saja printer bakalan langsung ‘ON’. Ternyata, tet tooooot … printer masih ngadat, hadoh!

Walaupun sudah membawanya ke tukang service, saya masih punya tanggungan untuk memastikan printer itu ‘running well’. Selain memang membutuhkan printer itu, istri sudah berkurban membelikan cartridge baru so next step-nya adalah bagian saya. Apa ya yang salah dengan printer ini? Untungnya modem eksternal sudah di-‘ON’-kan kemarin (maksudnya diisi pulsa), sehingga saya bisa nyari referensi di internet untuk urusan ini. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan:

  1. Mengganti cartridge yang ‘lama’ dengan cartridge baru. Sebenarnya ada dua cartridge 21 dan 22, tapi karena keperluannya cuma untuk nge-print dokumen yang diganti cartridge 21 saja.
  2. Menghubungkan kabel data ke komputer. Sejauh ini tampaknya masih lancer-lancar saja.
  3. Menghidupkan printer. Tret treeet … cut cit cut cit … tret treeet, lalu senyap dengan lampu indikator berkedip-kedip. Sepertinya masalah belum berakhir …
  4. Membuka Settings Printers and Faxes. Maksudnya mo print test page, tapi ternyata tidak terjadi apa-apa.
  5. Mengutak-atik setting printer. Pada properties printer ada beberapa tab yang bisa di-edit salah satunya Device Settings, saya coba ubah Installed Print Cartridges menjadi Black dari pilihan: TriColor; Black; TriColor, Black.
  6. Me-restart printer lalu mencoba print test page. Belum ada kemajuan, lampu indikator masih kedip-kedip, tidak bisa nge-print.
  7. Mematikan printer, menjungkir-balik printer. Tindakan yang pernah berhasil mengatasi masalah, tapi ternyata tidak berarti apa-apa saat ini.

Saya berhenti sejenak, memikirkan langkah apa yang mesti dilakukan kemudian. Sementara itu istri mulai bertanya apakah printer-nya sudah bisa jalan, saya hanya bisa berkata belum dan sedang diusahakan. Saya lalu menghidupkan modem eksternal lalu Go to manufacturer’s Web site lewat Settings Printers and Faxes. Terbuka laman resmi hp.com US, lama loading saya buru-buru masukkan keyword HP Deskjet D1460 di tab search-nya. Muncul laman untuk printer dimaksud, saya klik Support and Troubleshooting, Solve a Problem lalu mengunduh HP Print Diagnostic Utility 4.1 untuk melakukan cek masalah secara otomatis. Sementara mengunduh, saya coba buka petunjuk untuk indikator lampu dan error message. Sebentar file .exe terunduh, saya langsung lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Melakukan cek otomatis dengan tools tersebut. Mengikuti pentunjuk yang ada di laman resmi itu, step by step, Connectivity bermasalah … oh ternyata printer belum saya hidupkan.
  2. Hidupkan printer, pastikan kabel data terhubung. Klik retest, berhenti di Device Status, muncul message: HP Print Diagnostic Utility has detected there is a pen failurethat needs to be addressed before printing will be successful. Petunjuk berikutnya adalah: Restart Computer.
  3. Restart komputer. Tools langsung melanjutkan test dan masih juga menampilkan message yang sama pada Device Status.
  4. Restart printer, melakukan retest secara simultan. Lancar sampe muncul text box untuk melakukan print test page, saya klik YES tapi ternyata printer belum bereaksi apa-apa. Fiuuh …
  5. Matikan printer, cabut kabel data. Saya mulai kehabisan kesabaran, mengambil set obeng kecil lalu mulai membongkar body printer. Mestinya pake obeng ‘bintang’ tapi karena adanya obeng ‘plus-minus’ saya pake saja yang sesuai ukurannya. Sedikit maksa tapi berhasil juga membuka body atas, tampaklah dalaman printer itu.
  6. Memeriksa bagian-bagian printer dan membersihkan yang tampak kotor. Saya menemukan bagian pembuangan tinta printer, wah numpuk tinta kental hasil buangan printer … mirip septic tank ya he he he. Langsung saya bersihkan dengan obeng, walah koq pake obeng juga sih.
  7. Menghidupkan printer. Saya memeriksa bagaimana printer ini beroperasi, sambil mencoba tools cek otomatis. Belum berhasil juga … masih mandek di Device Status.
  8. Melepas cartridge 22, lalu mengutak-atik setting printer. Saya coba mengetes apakah cara ini berhasil … setting Installed Printer Cartridges saya ubah lagi menjadi Black.
  9. Retest otomatis. Lancar sampai muncul text box untuk melakukan print test page, saya klik YES dan tret treeet tret treeet … it works!

Akhirnya saya bisa bernapas lega, printer yang tadinya ‘ngadat’ akhirnya bisa ‘ON’ juga … Alhamdulillah.

9 thoughts on “Mengoprek Printer (Rusak?)

  1. Hikss…. komputer ngadat kondisi lagi urgent banget, bisa snewen tuchhh…. ujung2nya lari ke rental atau temen numpang ngeprint. Kalo lagi agak santai bisa dioprek. Tips yang bermanfaat.

    1. Hi hi hi mirip acara ngoprek saluran air yang mampet, tapi alhamdulillah untuk kasus ini berhasil mandiri 😀
      Makasih juga Mas, senang bisa berbagi pengalaman 🙂

    1. Begitulah entah karena kurang ilmu atau memang mesti begini dulu baru bisa (error-trial-learning-success). Ternyata memang mesti ganti cartridge warna (22), belinya cuma cartridge hitam (21) padahal yang lama masih berfungsi baik (setelah dites) … he he he mirip memang sama HP 🙂

  2. hmm ane jg pny pmslhn yg sama… tnyata print head nya mas yg warna rusak… so wlopun bli yg bru juga sm aja… CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s