Hari Berduka …


Setelah malamnya istirahat kurang menyenangkan, pagi hari tadi ba’da sholat Subuh langsung mendapat berita yang kurang nyaman. Tetangga depan rumah meninggal dunia di usia 76 tahun. Cukup tergagap-gagap juga ketika tetangga yang lain meminta saya memeriksa denyut nadi nenek tua yang malang itu. Meski sudah berpengalaman merasakan denyut nadi sendiri, ternyata tidak mudah mempraktikkannya pada orang lain terlebih ketika harus menjawab pertanyaan: masih HIDUP atau sudah WAFAT.

Fiuuuh …, setelah mencoba dua kali di bagian leher dan pergelangan tangannya saya tetap tidak bisa merasakan denyut nadinya. Meski saya masih ragu, tapi ketika saya mencoba untuk menemukan napasnya dekat hidung maka saya tidak bisa merasakannya pula. Langsung saja saya menghubungi Ketua RT untuk melaporkan hal tersebut.

Ketika beberapa orang sudah mulai berdatangan, saya pun pulang ke rumah untuk mengabarkan hal itu kepada istri. Sungguh mengejutkan ketika sebuah SMS masuk dan mengabarkan tentang berita duka yang lain: Ustadzah Yoyoh Yusroh meninggal karena kecelakaan di Cirebon.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un …
(Sesungguhnya semua itu dari Allah, dan kepada-Nya lah semua kembali …)

Agenda hari ini pun berubah 180 derajat, saya membatalkan semua rencana dan janji. Membantu tetangga mengurus jenazah adalah kewajiban kolektif setiap muslim (fardhu kifayah) tapi sebagai tetangga dekat saya merasa wajib untuk turut dalam prosesi hingga selesai. Alhamdulillah, semua berjalan lancar hingga jam 11.30 pemakaman selesai dilaksanakan. Malamnya kami jama’ah musholla, tetangga dan keluarga almarhumah pun melaksanakan tahlil, mengirim do’a untuk keselamatannya.

6 thoughts on “Hari Berduka …

  1. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, turut berduka cita untuk tetangga dan Ustadzah Yoyoh Yusroh, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah.

  2. meskipun saya tidak kenal baliau (istri saya yang tahu), tidak ada salahnya mendoakan “اللهم اغفرلها وارحمها

  3. innalillahi wa innailaihi rojiun… mudah2an beliau diterima di sisi Alloh SWT, amiiinnnn….
    satpam komplekku juga minggu lalu meninggal dunia, kelindes truk di jalan nusantara… duh rasanya sedih, beliau ramah dan suka bantu nyebrang jalan kalo pagi2….
    *ko jadi curcol ya :D*

    1. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un … jadi inget mesti buru-buru tobat 😦
      Kata orang-orang, orang baik umurnya pendek … relatif sih 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s