Menikmati Rasa Menjadi Seorang Ayah


Hari ini saya beberapa kali menjewer telinga Faqih. Gak beneran sih, cuma supaya dia berhenti saja. Pasalnya entah disengaja atau tidak, kenakalannya sudah kelewat batas (menurut saya sih).

Pertama, mengobok-obok akuarium. Sebenarnya hal ini adalah kesenangannya, karena ikan adalah binatang favoritnya. Mulai dari untuk dilihat, dimainkan hingga dimakan. Ya, Faqih suka sekali melihat ikan terutama dari atas permukaan air bukan dari balik kaca akuarium. Dia juga suka memainkan ikan, mulai dari mengobok-obok airnya hingga menangkapinya dengan tangan kosong. Yang terakhir ini yang membuat saya dan istri senang, Faqih doyan banget makan ikan. Semoga kesukaannya pada ikan membawa kebaikan mental dan fisik untuknya. Tapi please deh sayang, jangan diulang lagi ya ngobok-obok akuariumnya.

Kedua, memecahkan layar LCD notebook pinjaman. Hadoh, sebenarnya saya marah banget tapi entah kenapa saya seperti sudah pernah menebak hal itu akan terjadi (makanya mesti husnuzhon sama Allah, jangan suka suuzhon). Faqih memang sangat aktif, ambil minum di dispenser maunya sendiri. Pegang gelas minum, maunya sendiri gak mau dipegangin. Lihat abi umminya pegang laptop/notebook maunya dia yang ngetik atau pegang mouse. Kalo bosen, dia tutup deh layarnya persis seperti apa yang dia lihat. Kadang-kadang Faqih sengaja menutup layar untuk menggoda abi, ummi atau kakaknya yang sedang pegang laptop/notebook, cuma hari ini ulahnya membuat LCD notebook yang sedang saya pake untuk internet-an pecah. Tutup modem eksternal yang saya letakkan di atas keyboard mengganjal ketika Faqih berusaha menutup layarnya, tenaganya yang sangat kuat membuat LCD-nya langsung pecah (retak dengan bentuk bintang). Yawww, saya sempat bereaksi ketika ia memaksakan … tapi terlambat karena saya tidak sedang berada di dekatnya. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un …

Saya berusaha menyadari apa yang sedang berkembang dalam diri Faqih, selain kenakalan yang sepertinya karena kebutuhan akan perhatian saya dan istri, contoh dari lingkungan yang kurang kondusif telah memunculkan sifat yang keras dari dirinya, dan sepertinya juga terjadi pada kakaknya. Saya dan istri sepakat untuk membicarakan ini secara serius, mencari referensi dan belajar dari pengalaman orang-orang. Anda bisa membantu? Atau punya pengalaman yang sama dengan kami?

Iklan

10 thoughts on “Menikmati Rasa Menjadi Seorang Ayah

    1. Aamiin, makasih doanya Geng … meski anaknya nakal gak ada ortu yang gak sayang sama anaknya, kecuali yang gak dirahmati 😦
      Btw, ntar kalo sudah jadi bapak … yang sabar ya Geng 🙂

  1. ternyata anak perempuan dan anak laki2 sama ya….
    malam ini ku juga dibuat geram atas perbuatan putri saya..hpku hilang entah kemana dihubungi hpnya mati, ternyata juga tadi siang putriku habis diomeli sama ibunya dikarnakan sprei kamar digunting buat baju bonekanya…
    ya itulah anak terkadang membuat kita tertawa sendiri melihat perbuatannya dan inilah rasa menjadi seorang ayah

    1. Kebayang dulu waktu saya masih kecil, bersama kakak dan adik yang juga laki-laki, gak kalah nakalnya sama anak-anak saya. Mungkin itulah sebabnya doa anak yang sholih itu memohonkan ampun kedua orangtua dan memohon kasih sayang Allah pada orangtua sebagaimana kasih sayang mereka padanya di waktu kecil.

    1. Tidak mudah memang, tapi saya akan berusaha.
      Asop juga ya, nanti kalo sudah jadi ayah … jadilah ayah yang baik. Tapi mumpung masih jadi anak … jadilah anak yang berbakti ya (tidak terkecuali yang komentar ini) 🙂

  2. sabar yo mas, saran saya “ajarkanlah anak anda sastra, agar ia menjadi pemberani” Ali bin Abi Thalib. *gak nyambung ya?! hehe sabar wae lah mas, namanya juga anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s