VLUU L210  / Samsung L210

Megahnya Masjid Agung Surabaya


Beberapa waktu lalu, di hari-hari awal sepertiga akhir Ramadhan, saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Surabaya. Memang bukan untuk berwisata, sehingga sebisanya saya memanfaatkan waktu luang untuk sedikit mengenal kota perjuangan ini.

  

 

Karena saya menginap di daerah Surabaya Barat, saya cuma berkesempatan sekali saja menikmati suasana pusat kota Surabaya, bahkan saya tidak sampai di Tugu Pahlawan. Beli oleh-oleh di bilangan Pasar Genteng. Dan sekaligus berbuka puasa di Depot Genteng Durasim untuk menikmati Rujak Cingur asli Surabaya.

 

Alhamdulillah, setelah rangkaian kegiatan dinas selesai saya berkesempatan untuk mampir (sebelum take-off kembali ke Jakarta) di Masjid Agung Surabaya, tepatnya Masjid Al Akbar Surabaya. Berbeda dengan masjid-masjid agung kota yang tradisional, yang umumnya terletak di pusat kota atau alun-alun, masjid agung ini terletak cukup jauh dari pusat kota bahkan cukup dekat dengan Bandara Internasional Juanda. Meskipun demikian, kemegahan masjid dan keberkahan bulan Ramadhan membawa kemakmuran bagi Masjid Al Akbar ini. Betapa tidak, bangunan yang demikian besar dan halaman yang luas, lumayan penuh oleh jama’ah baik yang hadir untuk mengikuti kajian menjelang Maghrib ataupun sekedar “ngbuburit” sambil membeli penganan untuk berbuka puasa di rumah.

  

Setelah berbuka puasa di food court dengan menu Tongseng Kambing dan Jus Jambu (untuk penambah vitalitas tentu … he he he), saya sempatkan untuk shalat Maghrib dan Isya’ di masjid agung. Saking luasnya untuk mengambil air wudhu dan kemudian mengejar jama’ah Maghrib yang tersisa saya mesti berjalan cukup jauh. Tapi karena suasananya sejuk sekali, saya tidak merasa kepayahan. Malahan sesudahnya saya bisa mengambil beberapa gambar di dalam masjid agung ini.

Subhanallah, lain waktu semoga saya berkesempatan lagi untuk mengunjungi rumah Allah yang megah ini. Insya’Allah

8 thoughts on “Megahnya Masjid Agung Surabaya

  1. Yeah, kesemua itulah yang membuat saya rindu Surabaya, kota kelahiranku. 😥
    Saya bangga sama Surabaya, saya cinta Surabaya, dan saya rindu panasnya Surabaya! 😥
    Saya lahir, besar, dan sampe SMA di sana… Ada ikatan batin antara saya dan Surabaya.. *bahasanya* :mrgreen:

    1. Seperti itulah juga saya pada kota Bandung … meskipun saya cuma lahir dan balita di sana 😦
      Ternyata kita bernasib serupa ya, Sop … serupa tapi tak sama 😀

    1. Betul Pak Guru, sejuuuuk … buat shalat rasanya adem dan nyaman walaupun baru sebagian saja yang dipasangi karpet. Silakan lho, rumah Allah selalu terbuka 24/7 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s