wpid-2012-02-26-05.55.36.jpg

Anak Jalanan dan Hotspot Pemkot


Ahad pagi saya ke Pasar Kemiri Depok Baru. Saya bersama ibu mertua yang menggantikan fungsi istri karena istri harus kursus baca Al Qur-an.

Anak Jalanan

Seperti biasa saya parkir di depan sebuah toko yang masih tutup. Cukup terkejut saya karena di teras toko itu terlelap tanpa alas tidur dua anak-anak dengan baju lusuh. Meski demikian mereka tidur dengan pulas meski tampaknya kedinginan.

image

Fenomena anak jalanan di Depok sepertinya semakin marak. Pada saat-saat tertentu di lampu merah Jl. Arief Rahman Hakim dan Jl. Nusantara saya juga melihat orang dewasa dan jompo yang meminta-minta. Bahkan saya sempat melihat seorang ibu dan beberapa anak kecil tidur di teras gym seberang lampu merah itu. Bila tidak segera mendapatkan penanganan dari pihak-pihak terkait, khawatirnya fenomena-fenomena tersebut akan semakin marak. Btw, bukankah kita sebagai warga Depok juga bisa melakukan sesuatu terhadap mereka?

Hotspot Pemkot Depok

Sambil menunggu ibu mertua belanja, iseng-iseng saya aktifkan wi-fi di handphone. Eh ternyata ada juga hotspot yang tertangkap meski sinyalnya sangat lemah. Saya coba susuri sumber sinyalnya di sekitar putaran jalan pasar, sayang tidak saya dapati perbaikan sinyal.

Saya lalu mencoba mencari gedung yang mungkin memasang hotspot. Pos Polisi tidak, kantor Pos tidak juga, ah mungkin stasiun Depok Baru. Saya coba dekati stasiun, ternyata sinyal menguat. Saya dapat satu bar saja, tapi lagi-lagi melemah ketika saya semakin dekat stasiun. Saya coba mencari posisi di mana sinyal paling kuat. Dapat! Posisinya di tanah kosong berlantai pelur semen (mungkin bekas bangunan) di dekat pos TPR.

Hotspot Pemkot Depok ada 4 titik di dekat stasiun, so kalo Anda sedang beruntung dapat mengakses internet gratis dari situ meski terbatas. Web registrasinya memberikan password tapi ada pilihan menggunakan username dan password guest. Sayang hanya beberapa aplikasi yang bisa digunakan misal Whatsapp🙂

10 thoughts on “Anak Jalanan dan Hotspot Pemkot

  1. kayak suamiku aja, klo kemana2 senengange mesti nggolek wifi gratisan xixixi

    miris yah liat anak jalanan itu😦
    tapi di sisi lain susah juga merangkul mereka
    banyak faktor yg membuat mereka selalu pengen balik ke jalan😦

    1. Secara masih orang Indonesia asli, jadi masih pake prinsip: Kalo ada yang gratis, ngapain pilih yang mbayar?😛

      Begitulah, bukan cuma masalah ekonomi tapi lebih pada masalah sosial dan personal🙂

      Btw, maaf belum sempet ikutan giveaway. Masih dibuka gak?😀

  2. Memang sekarang Hotspot udah mulai menjalar-jalar di pusat kota seperti,mall,supermarket,cafe dll.

    Mengenai anak jalanan itu seharusnya udah tanggung jawab pemerintah karena dalam UDD 1945 anak-anak terlantar seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

    Pemerintah sekarang udah pada gak peduli ama rakyatnya.

    bingung lihatnya.

    1. Iya, secara konstitutif memang anak-anak terlantar ditanggung negara. Cuma apa kita sebagai warga negara tidak bisa berbuat apa-apa, Bro🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s