Motorpun jadi Kasur Empuk Perjalanan ke Bekasi demi Keluarga Besar


Hari ini menjadi varian ketiga moda perjalanan kami ke Bekasi. Setelah dua perjalanan sebelumnya menggunakan sarana tranportasi KRL dan bus AKAP, Ahad ini kami back to basic menggunakan motor seperti dulu-dulu saat kami masih tinggal di Ragunan. Hmmm capek sih, tapi apa boleh buat.

Meskipun motor yang kami pakai sekarang jauh lebih bagus dari motor yang dulu kami pakai tapi perjalanan jauh tetap perjalanan jauh, tidak bisa ditipu meski jauh lebih nyaman. Jujur untuk faktor keselamatan dan kenyamanan, KRL dan bus AKAP jauh-jauh lebih baik daripada motor. So kalo tidak terpaksa sekali saya tidak akan memaksakan diri untuk berkendara jauh bersama keluarga dengan motor. Apalagi putra-putri kami sekarang sudah besar, motor semakin sempit untuk kami berempat.

image

Motif perjalanan kami hari ini: Arisan Keluarga. Ini adalah momen silaturrahim 2 bulanan bagi kami bersama saudara-saudara dari keluarga besar istri. Momen yang terlalu penting untuk dilewatkan meski harus menempuh jarak yang cukup jauh.

Rencananya sesudah arisan kami beramai-ramai hendak menengok sepupu istri yang beberapa waktu lalu melahirkan anak kedua. Ini yang menyebabkan kami memilih sarana transportasi motor, karena lokasi yang hendak dituju terlalu berliku untuk ditempuhi dengan kendaraan umum.

Sayang sekali karena akhirnya kami tidak jadi menengok keponakan baru, tapi pertemuan dengan bapak-ibu, kakak-kakak, adik-adik dan keponakan hari ini menjadi momen membahagiakan terutama bagi putra-putri kami. Semoga anak-cucu kami kelak akan terus menjalin silaturrahim keluarga sehingga mendapatkan berbagai kebaikan darinya. Aamiin.

image

Oh ya hampir terlewat kenapa saya memasang judul di atas. Mungkin karena putra-putri kami sejak dulu terbiasa berkendara dengan motor sehingga mereka menjadi biasa tidur di atas motor. Meskipun kami berusaha agar mereka aman dan nyaman tapi menjadikan motor sebagai kasur saat berkendara sesungguhnya bukan hal yang kami ingini. Kondisi saja yang memang belum memungkinkan, tapi saya yakin suatu saat mereka tidak akan lagi tertidur pulas di atas kendaraan terbuka. Semoga Allah memudahkan urusan kami dan memberikan keberkahan-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s