Suara Wakil Rakyat | Yang Tak Terlintas di Masa Itu


image

Sore ini sesudah sholat Asar, saya duduk di teras masjid. Saya memandangi langit cerah yang dihiasi awan putih. Saya jadi teringat masa kecil saya dulu, ketika setiap sore menghabiskan waktu bermain di lapangan. Memandangi langit sambil rebah di rerumputan, atau di lantai plester markas yang miring landai, atau di atas atap bangkai mobil kuno yang teronggok di pojok lapangan. Saat itu dunia serasa selalu indah, polos dan apa adanya.

Barusan saya mengikuti rapat dengan para wakil rakyat, mengiringi pimpinan menyampailan proposal APBN dan mendengarkan diskusi hangat mereka. Ada nada prihatin yang serius dan mendalam, ada nada keras yang kritis dan logis, namun ada pula nada politis yang merdu dan menyimpan seribu makna. Hampir selesai diskusi di antara mereka, gelak tawa pecah dan menghilangkan formalitas. Statement penutup menjadi pengingat bahwa mereka adalah wakil rakyat, mestinya suara rakyatlah yang mereka wakili bukan suara pribadi, kelompok atau kepentingan lainnya.

Kebisingan itu, apakah benar suara rakyat? Sungguh, tak pernah terfikir saya akan berada di sana menjadi saksi perwakilan rakyat menyuarakan amanat rakyat. Setidaknya saat saya memandangi langit dengan awan putih berarak di masa kecil, hal ini tidak pernah terlintas di benak saya. Hanya langit biru yang tenang, dan hembusan angin sepoi-sepoi seperti sore ini. Tidak ada suara rakyat apalagi suara wakil rakyat, hanya suara angin yang polos.

Langit biru ini, masih langit yang sama dengan langit biru itu …

image

Iklan

2 thoughts on “Suara Wakil Rakyat | Yang Tak Terlintas di Masa Itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s