Aku Ini Binatang Jalang


Tidak ada penyesalan yang lebih berarti kecuali berujung pada perubahan. Tanpa perubahan maka tidak ada bedanya manusia dengan hewan. Bahkan kedelai sekalipun tidak terperosok dalam lubang yang sama dua kali.

Benarlah ungkapan puitis Chairil Anwar: Aku ini binatang jalang! Padahal Allah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk bukan? Apakah keimanan ini hanya fatamorgana, yang berarti tiada beda dengan kemunafikan, yang begitu mudah sirna ketika ujian mendera?

Astaghfirullahal ‘azhim.
Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini.

Istriku, maafkanlah kebodohanku. Tadi malam kusadari: Aku ini binatang jalang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s