Berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan (Bag. 2)


Kesempatan anak-anak naik delman adalah pengalaman pertama mereka setelah sekian lama hanya melihatnya di jalanan sekitar TMR. Waktu itu ketika kami masih tinggal di Ragunan, biasanya delman beroperasi di hari-hari libur. Setelah puas dengan delman seputaran blok, kami melanjutkan perjalanan menuju danau/situ untuk menikmati wahana wisata airnya.

Mengunjungi 2 Orangutan
Dalam perjalanan ke situ, kami melewati dua kandang orangutan. Kondisinya memang agak menyedihkan, selain karena cuma ada satu orangutan di tiap kandang cuaca panas hari itu membuat mereka bermalas-malas saja dan tidak bermain di pohon atau tali yang ada di situ.

Seingat saya dulu orangutan yang ada di kandang-kandang itu tidak cuma satu, satu di antara orang-orangutan itu bahkan sedang menggendong anaknya. Mereka juga aktif bermain di kandang, mulai dari bergelantungan di tali sampai nongkrong di atas tong dan pohon buatan. Kondisi yang jauh berbeda dari kondisi saat ini.

Meskipun pengunjung Ragunan semakin bertambah, tidak berarti kebahagiaan bertambah untuk orangutan. Ikon TMR ini perlu perhatian khusus dari pengelola terlebih saat jumlah orangutan di alam bebas saat ini semakin berkurang hingga terancam punah.

Naik Perahu Wisata atau Perahu Naga?
Sesampai kami di situ, anak-anak langsung minta naik perahu meski istri mengalihkan perhatian mereka ke kandang buaya yang ada di seberang situ. Ada dua pilihan di wahana wisata air di situ Ragunan, perahu wisata atau perahu naga. Apa bedanya?

Perahu wisata berwujud perahu dengan atap dilengkapi kursi berjajar di bawahnya, ada sekitar 6 kursi sehingga total kapasitas perahu adalah 12 orang. Sedangkan perahu naga berwujud perahu dengan atap dilengkapi kepala dan ekor naga dan kursi pendek dengan kapasitas kurang lebih sama dengan perahu wisata. Biaya naik perahu wisata adalah 7.000 rupiah/orang sedangkan perahu naga 10.000 rupiah/orang.

Fida, Faqih dengan ummi mereka naik perahu wisata sedang saya menunggu saja di tepi situ sambil mengambil foto dan videonya. Turun dari perahu kami istirahat di pinggir situ, di bawah pohon rindang, menggelar tikar lalu rebahan menghilangkan penat.

Wisata hari ini kami akhiri dengan sholat Asar di musholla parkir Barat. Dalam perjalanan pulang dengan motor, mereka tidur pulas karena kecapekan. Semoga wisata kami hari ini memberikan pengalaman dan kebahagiaan untuk mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s