Moge, Hati-hati Dong!


Saya tidak ingin memprovokasi, cuma sekedar mengingatkan sesama pengguna jalan umum.

Kemarin malam hujan turun lumayan deras mulai sore, bahkan petir sempat menyambar langit Jakarta beberapa kali. Karena sepertinya hujan bakal awet, saya putuskan untuk menerobos hujan. Jalanan padat merayap, seperti biasa kalo hujan Jakarta pasti macet. Pelan-pelan saya menyusuri jalan biasa, macetnya cukup parah karena di beberapa titik tergenang air atau tepatnya banjir. Di satu tikungan, motor-motor antre di kiri jalan, di samping mobil-mobil yang juga antre.

Entah karena memang tidak sabar atau karena ada keperluan yang sangat mendesak, banyak motor yang mengambil bahu jalan untuk mendahului antrean. Jalanan begitu padat hingga sebentar-sebentar jalan, lama berhenti. Nah suatu ketika di belakang saya ada moge yang sepertinya tidak mau kalah berusaha menyerobot jalan melalui bahu jalan hingga tanpa disadarinya box motor yang nangkring di belakang joknya nyangkut di stang motor saya. Sudah nyangkut dipaksakan pula sampe motor saya seperti ditarik dari samping padahal sebelah kiri motor sayapun ada motor lain. Untungnya motor bisa saya kontrol hingga tidak sampe jatuh atau menabrak motor sebelah. Huff, agak emosi tapi kondisi macet dan hujan di tengah jalan mesti kendalikan emosi kan. Eh bukannya minta maaf, dari matanya pengendara moge itu malah seperti marah pada saya. Nah lho …

Saya sempat mengambil foto moge ini dari belakang. Ada stiker komunitas biker di belakang, kalo tidak salah AIR entah apa artinya. Ya sudahlah, sabar saja. Tidak akan berguna bila emosi dilawan emosi, api dilawan api, tidak akan baik akibatnya. Nah, pada kesempatan ini saya sebagai pengguna jalan umum seperti moge juga sudah seharusnya untuk berhati-hati. Bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Bayangkan istri, anak, ortu atau saudara kita disrempet atau ditabrak pengendara moge, apa kita bisa terima? Tentu tidak bukan. Karenanya ayo kita sama-sama menghargai sesama pengguna jalan umum dengan berkendara yang hati-hati.

Berkendara di jalan umum, adalah antre menuju tempat tujuan. Sekali-sekali bukan untuk menjadi pemenang dengan kebut-kebutan atau adu besar.

Iklan

8 thoughts on “Moge, Hati-hati Dong!

  1. Waduh, kok mesti begitu ya…
    Sedikit share pengalaman pribadi aja nih, saya juga pernah mengalami hal serupa hanya saja tdk sampai di serobot seperti itu. Saat itu juga hujan di daerah sekitar rumah saya di kota trenggalek, saat itu lampu trafic menunjukan tanda merah tapi knp kok pada saat ada rombongan moge lewat mereka di ijinkan saja melintas dan akibat yang di timbulkan adalah terjadinya simpang siur di perempatan krn polisi mengijinkan moge lewat tp arus kendaraan tdk d kontrol. Dan kecepatan motornya juga sangat kencang sampai ngeri yg melihatnya…

  2. motornya merk apa mas?
    apa ciri2 lain dari motornya?
    ingat nomor polisi nya??
    share dong,
    nanti coba ditindaklanjuti (diingatkan melalui komunitasnya)

    salam jabat erat,
    a biker too

    1. Moge yang saya maksud sepertinya memang yang salah kaprah, itu motor laki sejenis Tiger atau GL Pro. Menggunakan istilah motor “laki” mendeskreditkan mocil yang jadi harus terima disebut motor “perempuan”.

      Jadi mohon maaf buat biker moge, esensinya bukan pada sebutan tapi pada akhlak berkendara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s