Menjajal Produk Tasting Box #1 Sedapur


Sepekan sudah sejak saya menerima telpon dari istri tercinta di saat-saat yang tidak biasa. Sore itu menjelang Asar, istri saya menanyakan kapan saya pulang dari kantor. Saya cuma berkata seperti biasa sekitar jam 5-an, sebelum ditutup istri saya baru bilang kalo paket dari Sedapur sudah sampe dan ia akan menunggu saya sebelum membuka bungkusnya. Ahay … tepat seperti yang dijadwalkan mas Didik Wicaksono (@did1k) melalui e-mail pemberitahuan sebelumnya. Saya jadi begitu curious seperti apa produk-produk Sedapur yang dikirimkan meski saya sudah mendapatkan katalog info produk sehari sebelum pengiriman. Hmmm …

Sesampainya di rumah saya terkejut karena ternyata bungkus paket Sedapur sudah dibuka. Rupanya anak-anak sudah tidak sabar ingin tau apa isi paket yang baru sampe itu, saya jadi ingat betapa mereka juga curious ketika paket Sotoji datang he he he … Dan tampaklah oleh saya ketiga paket produk Sepadur di atas meja, wah menarik sekali … bagaimana dengan rasanya? Saya letakkan tas dan jaket lalu duduk dekat meja memandangi produk-produk itu sambil berbincang dengan istri saya yang tampaknya juga sudah tidak sabar ingin mencicipinya. OK, langsung kita buka saja … mumpung masih “hangat”.

  1. Layaknya seorang Indonesia yang memakan makanan pokok alias nasi sebelum makanan pendamping, saya dan istri menjajal Bed Hair Guy Onigiri. Kemasannya yang unik karena menggunakann plastik khusus “easy tear off” yang dilengkapi petunjuk berbahasa Jepang … lah gimana bacanya? Untung saja masih ada gambar yang memberi pentunjuk cukup jelas sehingga kami bisa menikmatinya langsung tanpa piring dan sendok, langsung gigit dan kunyah. Ada dua varian Onigiri yang ada di paket Produk Tasting Box #1 Sedapur, saying saya tidak begitu paham yang mana tapi dari rasanya saya bisa menyimpulkan kalo dua varian itu adalah BedHairGuy Onigiri Tuna Mayo dan BedHairGuy Onigiri KaniEgg. Nasi Jepang yang khas sangat mirip dengan nasi ketan tapi lebih empuk, bumbu yang menyatu dalam toping dan nasi memunculkan sensasi rasa gurih asam yang “aneh” tapi nikmat. Maklumlah, menu masakan Jepang yang pernah kami santap hanya HHB saja jadi khasanah lidah kamipun belum terlalu luas. Meski demikian kedua paket Bed Hair Guy Onigiri itupun kandas oleh saya dan istri. Memang Onigiri aslinya bukan untuk main course atau bisa disetarakan dengan lontong, lemper atau arem-arem di Indonesia sehingga ukurannya lebih pas untuk cemilan berat dibanding menu makan malam.

  2. Sambil menonton siaran TV malam hari, saya “iseng-iseng” membuka bungkusan Pisang Ijo Genit yang sedari sore saya masukkan dalam kulkas. Sengaja saya tidak mengajak istri dan anak-anak karena selain mereka sudah tidur pulas saya juga ingin menikmatinya sendiri. He he he … jarang-jarang saya ngemil malam-malam begini, apalagi menunya Pisang Ijo Genit dari Sedapur. Sebelum ini saya pernah menikmati pisang ijo, tepatnya bulan Ramadhan tahun lalu karena istri yang memesan. Itu pengalaman pertama saya dan kali ini saya ingin mencicipi rasa “berbeda” Pisang Ijo Genit. Saya letakkan pisang ijo dalam sebuah mangkuk, memotong-motongnya sejajar dengan pisau, menuangkan berturut-turut saus santan, susu kental manis, dan sirup merah di atasnya lalu slurp … nikmatnya. Manis gurih dan … dingin menyegarkan, rasa khas pisang raja berbalut tepung aroma pandan begitu khas pisang ijo. Menilik komposisinya yang berkualitas dan sehat saya merasakan bedanya Pisang Ijo Genit dengan pisang ijo yang lain, sayangnya cuma varian saja yang ada di paket Produk Tasting Box #1 Sedapur sehingga saya tidak bisa membandingkan dengan varian lain yang tersedia yaitu Pisang Ijo dengan Saus Coklat dan Pisang Ijo dengan Saus Vanila Rum. Apa saya memesannya saja ya? Karena keesokan harinya ketika saya menawarkan satu paket Pisang Ijo Genit yang tersisa kepada anak-anak, tidak sampai 15 menit pisang ijo itu sudah “kandas” oleh mereka dan langsung saja mereka berkata kalo pisang ijo ini enak. Kebetulan di Sedapur sedang ada Deal Pisang Ijo Genit dengan diskon 35% dari tanggal 14 – 27 Mei 2012 (masih 5 hari lho), saatnya click http://deal.sedapur.com sekarang juga.

  3. Menu terakhir yang saya nikmati adalah Pempek Udang Emak. Setelah hampir semalam masuk ke magic jar, lalu masuk kulkas karena belum ada yang berminat, sore berikutnya baru masuk magic jar lagi sebelum disantap. Sayangnya karena “tidak cermat” membaca petunjuk dan terbiasa dengan pempek kaki lima, Pempek Udang Emak yang mestinya cukup dikukus akhirnya digoreng juga. Meski demikian pempek udang yang bercita rasa khas itupun langsung dikerubutin oleh saya, istri dan anak-anak. Cuma khusus untuk sambal tauconya, terlalu pedas untuk istri saya yang penderita maag juga untuk anak-anak. Jadilah cuma saya yang menikmati Pempek Udang Emak lengkap dengan sambalnya yang juga khas. Selain buat cemilan, pempek ini juga nikmat untuk menemani nasi alias sebagai lauk seperti shrimp nugget saja he he he … Next time saya akan mencoba menikmati Pempek Udang Emak kukus sesuai petunjuknya, seperti anjuran setiap produsen: Bila ketagihan segera hubungi Sedapur.com

Sekian dulu review dari saya tentang Produk Tasting Box #1 Sedapur, tidak lebih tidak kurang … karena saya belum menjadi wisatawan kuliner jadi komentarnya sederhana dan seadanya. Btw, terima kasih untuk mas Didik dan tim Sedapur atas Tasting Box #1-nya sehingga saya dan keluarga bisa menikmati produk-produk pilihan yang tentu sehat dan berkualitas. Semoga sukses baik buat Sedapur.com

Sumber gambar : sedapur.com

4 thoughts on “Menjajal Produk Tasting Box #1 Sedapur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s