30 Hari Meniti Iman (Hari 4)


Malam
M-BM-I-BI-T.20-W.3

Malam tadi ada kultum (kuliah tujuh menit-red) di musholla kami. Yang memberi kultum seorang ustadz muda, tahun lalu beliau juga memberi kultum Ramadhan. Temanya seputar puasa Ramadhan dan ibadah di bulan suci ini, berikut catatan saya dari kultum tersebut.

– Barangsiapa bersyukur atas nikmat Allah maka Allah akan menambah nikmat-Nya, tapi barangsiapa tidak bersyukur maka azab Allah sangat pedih.
– Siapa yang sholat tarawih di bulan Ramadhan pahalanya sama dengan sholat semalam suntuk (Al Hadits)
– Diperintahkan atas orang beriman berpuasa agar menjadi orang bertaqwa (Al Qur-an)
– Sebaik-baik manusia (paling mulia) di sisi Allah yang paing taqwa.
– Berapa orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus, karenanya sebaiknya saat puasa kita juga mempuasakan indera kita.
– Siapa yang puasa dengan iman dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu.
– Puasa di bulan Ramadhan dan Al Qur-an yang dibaca akan memberi syafaat di hari akhir nanti.
– Puasa akan menjadi perisai di hari kiamat.

Semoga kultum beliau menjadi bekal kami menjalani puasa di Ramadhan tahun ini.

Siang
QS-S-M-D.8-TM-QD.2-D-BD.2-A-TJ.4

Karena asyik menemani Faqih main game di komputer, saya terlambat berangkat ke kantor. Meski tampak masih sepi, saya telat 10 menit dari jam masuk kantor. Karena masih sepi, saya sempatkan sholat Dhuha sebelum mulai aktifitas. Alhamdulillah, sebagai pengganti tahajjud yang terlewat karena mesti mandi sebelum sholat Subuh tadi.

Mengedit dan mencetak (print) dokumen adalah hal sederhana, tapi bila yang dicetak 500-an halaman tentu menghabiskan waktu yang lumayan lama. Sudah lebih 10 tahun saya bekerja di unit ini, kerjaan klerikal masih menjadi santapan saya sehari-hari. Menjadi analis dan supervisor tidak berarti lepas dari hal-hal yang paling mendasar seperti ini bukan? Pepatah asing mengatakan: Practice make perfect. Semakin panjang jam terbang alias tour of duty kita membuat skill semakin terasah, meski itu hanyalah mengoperasikan aplikasi text editor. He he he namanya juga PNS, masa kerja sangat diperhitungkan.

Ba’da Dzuhur ada kultum di masjid kantor, temanya “Sifat Puasa Nabi”. Berikut catatan saya di tengah rasa kantuk yang hebat.

1. Mengakhirkan sahur dan menyegerakan buka
2. Memperbanyak tilawah
3. Memperbanyak istighfar
Barangsiapa tidak puasa tanpa uzur maka tidak diterima puasanya meski puasa selama-lamanya.

Semoga bermanfaat …

2 thoughts on “30 Hari Meniti Iman (Hari 4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s