Ketika Komunikasi Berbeda Frekuensi


image
Ya Allah berikan kami sakinah ...

Tahukah Anda syarat komunikasi yang paling utama? Saat dua pihak hendak berkomunikasi maka hal sangat mendasar yang harus dipenuhi adalah kesamaan frekuensi. Saya tidak sedang membicarakan ilmu teknik, tetapi prinsip-prinsip elektronika sekalipun tetap bisa diterapkan dalam kehidupan sosial.

Inilah satu buktinya, setiap komunikasi diawali dengan penyamaan frekuensi diawali dengan pengguna pita frekuensi yang sama. Artinya minimal mereka harus menggunakan bahasa yang bisa dipahami masing-masing. Radio FM tidak akan menangkap siaran pemancar AM, demikian pula komunikasi dunia manusia.

Orang-orang Barat menyerupakan frekuensi komunikasi kaum wanita sebagai bahasa Venus, sedangkan untuk pria disebutnya bahasa Mars. Ini adalah gambaran bahwa frekuensi komunikasi pria dan wanita secara umum tidak sama, kecuali setelah salah satu atau keduanya menyinkronkan sehingga mereka akhirnya bisa memahami satu sama lain. Tak peduli baru berkenalan atau sudah menikah puluhan tahun, proses sinkronisasi itu selalu menjadi dinamika yang tiada habisnya. Tidak jarang pasangan suami istri akhirnya butuh penerjemah yang bisa mengubah frekuensi sehingga bisa diterima dengan baik oleh yang lain. Penerjemah ini bisa jadi psikiater, psikolog, penasihat perkawinan, atau bahkan ulama.

Nah, kira-kira apa yang terjadi ketika komunikasi terjadi di frekuensi yang berbeda?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s