Dikentuti dan Diludahi | Nasib Biker di Jakarta


Pertanyaan (P): Apakah Anda pernah dikentuti orang?
Jawaban (J): Pernah, saya sering dikentuti teman sekamar waktu kuliah dulu.
P: Bagaimana perasaan Anda saat itu?
J: Sebenarnya marah juga sih, tapi karena dia kentut sambil tidur so saya jadi memaklumi.
P: Kalo diludahi, sudah pernah belum?
J: Belum sih, memang kenapa?
P: Bagaimana kira-kira perasaan Anda jika diludahi?
J: Kalo sengaja mungkin saya pukul orang yang meludahi saya.
Biker (B): Saya sering dikentuti dan pernah diludahi tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa meski saya juga marah.
P dan J: Loh koq bisa? Anda kan biker, biasanya emosional dan nekat *kompak*
B: Ya gimana saya gak diam aja. Yang kentut di depan saya Kopaja dan bis kota dengan asap hitam pekat dari knalpotnya. Sedang yang meludah itu sedan-sedan mewah saat menyiram kaca depan dengan whipper-nya.
P dan J: Pantes …

2 thoughts on “Dikentuti dan Diludahi | Nasib Biker di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s