Indahnya Memaafkan


image
Legowo seperti Matahari

Beberapa hari ini entah kenapa komunikasi saya dengan seorang rekan kantor agak “kaku”. Sebenarnya bukan tanpa sebab, tapi terlalu “lebay” buat saya untuk menjelaskan di sini. Urusan pekerjaan yang dibawa ke ranah pribadi tidak selalu membawa pengaruh yang positif terutama saat tidak memberikan nilai lebih, tapi mestinya hal itu tidak terjadi bila motivasi kerja kita bukan mencari “keuntungan” pribadi. Dan itulah yang boleh jadi sempat saya alami, semoga tidak berlarut-larut ya.

Dua hari lalu saya jatuh sakit, badan demam dan kepala pusing karena nyeri di tenggorokan. Atas saran istri akhirnya saya putuskan untuk tidak masuk kantor hari itu. Di saat yang hampir bersamaan, Mufida putri bungsu kami pun sakit. Jadilah kami berdua berobat ke klinik langganan. Yang menarik, selain berobat pagi itu kami sempat mampir ke BSM untuk satu keperluan yang sudah kami rencanakan beberapa waktu yang lalu. Alhamdulillah wa bismillah, semoga niat dan ikhtiar kami dimudahkan Allah.

Selepas rehat sehari saya kembali ngantor dan mengerjakan tugas-tugas rutin. Saya sudah punya feeling kalo komunikasi saya dengannya akan membaik dan benar saja, sepertinya hubungan kami sudah mulai normal. Saya pun merasa lega, saya senang sudah memaafkannya meskipun sebenarnya ia tidak sedikitpun boleh dipersalahkan atas kondisi ketidaknyamanan itu. Tetapi ternyata dengan begitu saya jadi lebih relaks menghadapinya dan being relax is wonderful.

So, sudahkah Anda memaafkan orang yang Anda benci hari ini? Kalo belum, lakukan segera dan nikmatilah kebahagiaan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s