Yang Terutama dalam Hidup


MI3.2-S2-2Z4.2-2A4

Hari ini kami menengok seorang sahabat yang sedang berbahagia. Anak ketiganya lahir, laki-laki dan sehat. Kami turut berbahagia dan mendo’akan kebaikan untuk keluarganya. Sewaktu pulang kami mendiskusikan kondisi sahabat kami itu.

Istri saya bilang sepertinya setelah pindah tempat kerja sahabat kami semakin baik posisinya. Saya tegaskan apakah semakin makmur, istri saya mengiyakan. Saya coba cerna, sepertinya istri saya melihat itu dari furniture baru di ruang tamunya dan taman air terjun mini lengkap dengan kolam di halaman rumahnya. Istri saya lalu bilang, bila orang mementingkan rumah maka kami mementingkan pendidikan. Ia lalu bercerita bertemu dengan orang yang menanyakan apa pentingnya pendidikan mahal, dan dijelaskannya bukan mahalnya tapi muatannya karena pendidikan sejak dini penting untuk masa depan anak.

Ya begitulah. Setiap orang punya pilihan prioritas masing-masing. Meski apa yang tampak belum tentu bisa dijadikan acuan atas pilihan seseorang, setidaknya itu menunjukkan sebagian dari kecenderungannya. Ada yang bilang orang bebas menentukan pilihan dalam hidupnya asal dia menikmatinya. Ada pula yang bilang pilihan hanya untuk orang yang berduit saja sedangkan orang miskin tentu hanya menjalani hidup. Buat saya yang jadi prioritas dalam hidup haruslah yang terutama. Dan utama itu berarti yang satu. Sepertinya cukup kuliah untuk hari ini. Besok malam tahun baru apa yang terutama akan Anda lakukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s