Faqihku Sayang


M3-I4-2S2-Z4.2-A4

Faqih kemarin lusa ikut saya cukur rambut di tempat pangkas rambut langganan. Meski saat menunggu saya dicukur dia sempat buat ulah sehingga kalender di tempat berjatuhan, waktu di dicukur dia tampak tenang. Tidak seperti biasanya yang pasti agak heboh karena Faqih tidak mau duduk tenang. Kali ini entah karena memang sudah mengerti, atau sudah biasa, atau karena ngantuk, proses cukur rambutnya terbilang lancar. Walhasil rambut Faqih yang sudah mulai panjang berantakan sekarang sudah pendek rapi lagi.

image
Rambut Faqih sebelum dicukur

Kemarin, sebelum dicukur, Faqih bilang pada saya kalo dia tidak mau dicukur gundul. Katanya dia malu diejek teman-temannya nanti. Baiklah, saya bilang padanya cukur pendek saja tidak sampai gundul. Diapun setuju, meski saya tidak yakin definisi pendek dan gundul menurut saya, Faqih dan tukang pangkas akan sama atau tidak. Yang penting setidaknya dia tidak menolak untuk dicukur.

image
Faqih saat dicukur rambut

Akhirnya Faqih selesai dicukur. Cukurannya pendek dan ada semacam kuncung tipis di depan seperti model cukuran Taruna AKMIL atau TNI. Saya sendiri tidak bisa membantah kalo itu sama saja dengan gundul tapi waktu dia bertanya pada saya apakah itu gundul, saya yakinkan dia kalo cukurannya adalah cukuran taruna. Faqih tampak puas. Dan inilah hasil akhirnya.

image
Rambut Faqih sesudah dicukur

Faqih sayang, meski gundul abi tetap menyayangimu, Nak!

#Ini adalah postingan yang di-upload 2 hari setelah di-local draft🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s