Jalan-jalan dari Depok ke Pamulang


M3.2-I4-S2-2Z4.2-A4

Kemarin saya melakukan perjalanan AKAP dari Depok ke Pamulang. Jaraknya memang tidak terlalu jauh, hanya sekitar 16-an kilo atau 37-an menit menurut direction-nya google maps. Meski begitu dengan kecepatan motor standar dalam kota (50 km/jam) saya menempuhnya dalam waktu lebih dari 1 jam. Beberapa bulan lalu saya malah menempuhinya hampir 2 jam, karena jalan yang saya lewati sebagian rusak parah. Kali ini memang masih ada hambatan, tapi tidak seberapa.

image
Spanduk pemberitahuan dari Polsek Limo

Di dekat jembatan daerah Lereng Limo bagian jalan yang dekat sungai tampak di tutup seadanya dengan ranting pohon dan bambu. Di persimpangan masuk dari Jalan Raya Limo memang sudah ada penghalang jalan sehingga kendaraan roda 4/6 tidak bisa lewat. Di dinding tepi jalan pun tertempel spanduk mini pemberitahuan hal tersebut dari Polsek Limo. Bolak-balik lewat jembatan itu saya baru ngeuh kalo tepi sungai itu longsor, saya pikir jalan itu barusan diperbaiki seperti ruas-ruas jalan lain. Berikut foto kondisi jalan yang saya maksud.

image

image

image

Di foto terakhir tampak seutas kabel fiber optic (FO) terjuntai di sisi tanah yang longsor. Yang terpikir di benak saya adalah, jangan-jangan pekerjaan galian FO itulah yang menjadi penyebab longsornya bahu jalan pinggir sungai itu. Meski terkesan menghambat pengguna jalan tapi tindakan preventif seperti ini kiranya memang diperlukan, tidak perlu menunggu ada mobil terjungkal di jalan yang rawan longsor sebelum benar-benar menutup jalan itu bukan? Meski begitu mestinya ada tindakan perbaikan permanen yang sigap dari pemko mengingat jalan itu adalah jalan tembus alternatif yang menghubungkan Pondok Cabe dengan Limo.

Di sisi bagian Pondok Cabe arah Golf hambatan berikutnya adalah tenda biru alias tenda hajatan pernikahan warga yang memakai seluruh ruas jalan sebagai tempat resepsi. Untungnya ada gang yang bisa dilalui motor persis di sisi rumah tempat resepsi diadakan sehingga pengendara motor bisa lewat bisa tetap lewat jalan itu sedangkan kendaraan roda 4/6 mohon maaf harus berbalik dan mencari jalan alternatif lain.

image
Tenda biru memenuhi ruas jalan

Di pusat kota Tangsel tepatnya setelah alun-alun tampak pembangunan jalan lebar di satu sisi Jalan Raya Siliwangi sampai di depan Situ tCileduk. Jalan itu memang sering mengalami kemacetan parah terutama di jam sibuk bahkan Sabtu-Ahad.

Akhir tahun anggaran sepertinya jadi pilihan waktu bagi pemerintah untuk membenahi infrastruktur, entah apa alasannya. Ada yang bilang untuk menghabiskan anggaran, ada pula yang bilang itu karena menjelang pilkada. Apapun alasannya yang tampak oleh masyarakat adalah bahwa pemerintah tengah berusaha meningkatkan fasilitas umum yang mendukung aktifitas warga. Jalan-jalan yang tadinya rusak parah di Depok juga sudah diperbaiki. Contohnya ada pada foto-foto berikut, yang beberapa bulan sebelum ini kondisinya sangat memrihatinkan.

image

image

image

image

Semoga perbaikan jalan umum benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas. Dan yang juga penting adalah semoga jalan-jalan itu dibuat atau diperbaiki dengan kualitas kerja yang baik sehingga umurnya panjang sehingga manfaat yang dirasakan juga bertahan lama. Mari kita sama-sama menjaga fasilitas yang dibangun dengan pajak yang sudah kita setorkan setiap tahunnya. Btw, sudahkah kita taat pajak?

9 thoughts on “Jalan-jalan dari Depok ke Pamulang

    1. Setuju, Kakak. Kualitas jalan berbanding lurus dengan kualitas layanan seorang pemimpin mestinya.

      Salam kenal juga, makasih sudah berkunjung🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s