Packing dan Filing yang Merepotkan


M3.2-I4.2-S2-Z4.2-A4

image
Terkadang ruwet seperti disengaja

Tadi pagi di kantor saya diminta menemani teknisi yang hendak men-set peralatan yang akan diinstalasi. Peralatannya ada di gudang dalam boks, masih terbungkus rapi. Yang dicari adalah sebuah notebook, dua perangkat semacam modem dan antena. Sayangnya yang dicari hanya bagian kecil dari banyak peralatan yang akan diinstall, dan boks penyimpanannya tidak dilengkapi label barang apa saja yang ada di dalamnya. Jadilah kami membongkar satu demi satu boks-boks yang ukurannya besar, isinya banyak dan beragam serta cukup berat. Setelah hampir semua boks yang berjumlah belasan dibongkar selama hampir satu jam akhirnya barang yang dicari ketemu tapi kami mesti mengembalikan barang dan boks seperti semula. Huffs … kerepotan akibat packing yang tak tercatat.

Kejadian serupa saya alami juga di rumah beberapa hari lalu. Saya lupa meletakkan akte lahir anak-anak, padahal istri ingin membuka rekening tabungan untuk Mufida. Ada beberapa tempat saya menyimpan dokumen penting kami, satu di.lemari pakaian dan dua di lemari yang lain. Meski saya biasa menyimpannya di file holder semacam map tapi setelah coba saya cek cepat satu-satu dari ketiganya ternyata saya tidak bisa menemukan yang saya cari. Saya coba ingat-ingat lagi terakhir kali saya menaruh dokumen itu, sayang saya cuma ingat samar-samar pernah mengkopinya atau melaminatingnya. Saya yang mulai panik mencoba mencari di file folder istri, tempat di mana dokumen penting istri disimpan. Saya ingat istri yang pertama kali menyimpan akte lahir Mufida karena waktu dibuat istri yang memegang dan lalu menyimpan. Saya cek dengan lebih seksama tapi saya gagal menemukannya. Saya pun mulai kalap dan meski tidak dengan marah-marah mulai mengambil semua file holder yang ada lalu membongkar semua isinya. Holder pertama berisi dokumen penting saya sejak lahir hingga lulus D3, saya ingat menyimpan akte lahir Faqih di situ tapi setelah saya pilah satu-satu dokumen itu tidak saya dapatkan. Holder kedua berisi file-file kegiatan saya mulai dari berkas kerja dinas sampai urusan musholla samping rumah dan saya tidak menemukan keduanya di situ. Holder ketiga berisi dokumen pendidikan saya sejak S1 hingga kursus-kursus yang saya ikuti di kantor dan di situ pun akte lahir anak-anak tidak ada. Dokumen dan file sudah memenuhi kasur tempat tidur kami dan saya kebingungan di mana lagi saya harus mencarinya. Di saat kritis saya coba periksa.lagi lemari tempat saya menyimpan kas musholla, di bawah buku besar ada plastik-plastik berisi file kegiatan musholla dan juga Yes … Akte lahir Faqih dan Mufida di salah satu plastik fotokopi. Alhamdulillah, setelah mencarinya lebih dari sejam dan membongkar seluruh dokumen akhirnya dokumen yang saya cari ketemu. Semua kekacauan ini akibat saya tidak melakukan filing dengan baik dan rapi. Mestinya saya juga membuat catatan di file holder yang ada tentang isinya sehingga saya bisa menemukan dokumen dengan lebih mudah.

Hari ini saya betul-betul merasakan packing dan filing yang merepotkan. Jadi pilih mana repot mengaturnya dengan rapi dan mencatatnya atau pilih repot saat mencari sesuatu yang penting di saat dibutuhkan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s