Pentingnya Kunci Busi dan Busi Cadangan bagi Biker


M3.2-I4-2S2-J2.2-A4

image

Hujan yang terus-menerus turun sering membuat jalanan tergenang. Saking parahnya beberapa jalanan bisa berubah menjadi seperti kali bahkan lautan. Wedew … maksudnya kalo kali kan arusnya tenang, nah kalo kali itu dilewatin mobil kan jadi berombak seperti laut. Baru kemarin lihat jalanan ibukota jadi lautan air banjir, banyak motor bahkan mobil terjebak dan akhirnya mogok. Makanya saat banjir para biker memang harus mempertimbangkan betul apakah motornya mampu melewati jalanan tergenang dengan selamat atau bakalan mati mesin alias mogok.

Si Jon baru-baru ini melewati jalan alternatif untuk menghindari macet, ternyata jalan itu sudah penuh dengan air setinggi lutut.  Hampir tanpa pikir panjang si Jon langsung melewati jalan itu dengan motor bututnya. Pengalaman beberapa kali ia melalui jalan tergenang dengan motornya itu dengan selamat sehingga sepertinya ia begitu yakin akan bernasib sama. Ternyata pengalaman harus berbeda kali ini, motornya terkena lubang cukup besar di jalan itu dan tiba-tiba mati. Jadilah ia harus menuntun motor bututnya melintasi jalan penuh air itu lalu berhenti di ujung jalan yang kering. Si Jon langsung saja berusaha menghidupkan mesin motornya dengan starter manual tapi tidak berhasil. Tampak olehnya seorang bapak dengan motornya yang juga mogok. Seorang bapak lain mengingatkan untuk melepaskan busi motor dan mengeringkannya sebelum mencoba menghidupkannya lagi, bila tidak ingin air masuk ke blok mesin. Si Jon menuruti saja saran itu dan mencari kunci busi di bawah jok motornya, sayang ia hanya menemukan tang di sana. Dengan tang itu ia berusaha membuka busi dan tidak berhasil.

Sementara itu seorang bapak dengan motornya melintasi jalan itu dan motornya juga mogok. Jadilah tiga motor menjadi korban meluapnya air. Cuaca yang hujan menambah syahdu suasana di sana … halah. Bapak itu menuntun motornya dekat motor si Jon lalu mulai mencoba menghidupkan motornya lagi tapi tidak berhasil. Ia lalu mencopot busi motornya dengan tang setelah sempat bertanya pada Jon apakah ada kunci busi. Setelah mengeringkan busi dan memasangnya lagi beruntung bapak tadi bisa menghidupkan mesin motornya dan berlalu. Si Jon lalu menghampiri bapak yang motornya lebih dulu mogok lalu bertanya apakah ia membawa kunci busi. Beruntung si bapak punya kunci busi tapi tentu masih ia pakai. Setelah menunggu beberapa saat, si bapak akhirnya memberikan kunci businya pada Jon sehingga ia bisa melepas busi motornya.

Si Jon sudah beberapa kali lepas pasang busi tapi tidak berhasil menghidupkan motornya. Ia ingat ada busi bekas di bawah jok dan lalu mencobanya. Berhasil! Setelah mengganti busi yang basah dengan busi cadangan yang kering, mesin motor si Jon bisa dihidupkan. Sesudah itu si Jon kembali ke motor si bapak yang belum juga bisa dihidupkan. Ia membawa busi yang basah tapi kondisinya masih lebih baik dari busi milik si bapak. Ia lalu menawarkannya pada si bapak, membantunya mengeringkan dudukan busi dengan memiringkannya, men-starter motor tanpa busi lalu memasang busi itu dan men-starter lagi. Brum brum brum … akhirnya motor si bapak itu hidup dan berakhirlah episode pengalaman motor mogok si Jon.

Sejak saat itu si Jon menyadari betapa pentingnya kunci busi dan busi cadangan bagi seorang biker.

2 thoughts on “Pentingnya Kunci Busi dan Busi Cadangan bagi Biker

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s