Godaan Itu Bernama Wanita …


MI3.4-S2-ZA2.2

Dijadikan indah (dalam pandangan manusia) wanita-wanita dan anak-anak …

Allah Sangkholik Mahaindah dan menyukai keindahan. Dia menciptakan alam seisinya ini karena CINTA, dengan CINTA dan untuk CINTA. Maka tidak aneh bila manusia menyukai bahkan mencintai ciptaan-Nya, karena indah dalam pandangannya dan demikianlah tabiat CINTA … menular dari hati ke hati.

Memang dalam kenyataannya ada pihak yang tidak suka dengan anugerah CINTA Sangkholik kepada makhluk-Nya ini. Jadilah CINTA Adam pada Hawa terselewengkan hingga melanggar perintah Allah. Dan begitulah tuah iblis pada umat manusia hingga akhir zaman: CINTA pada makhluk mengalahkan CINTA (kepatuhan) pada Penciptanya.

Tidak usahlah menuding orang lain yang bahkan mengenalnya pun tidak sebagai orang yang suka perempuan, karena secara naluriah ilham itu memang diberikan kepada setiap lelaki. Ini bukan pembelaan, tapi sekedar tanggapan atas isu-isu bejat yang beredar luas di masyarakat melalui media massa.

Saya jujur memandang indah wanita-wanita, saya juga memandang indah anak-anak. Kalo saya tanya, siapa wanita yang merasa belum pernah saya goda. Mungkin jawabannya hampir tidak ada. Tetapi itu tentu bukan gambaran sikap saya terhadap wanita. Bila ingin tau yang sebenarnya maka jawaban yang benar ada pada ibu dan istri saya. Mengapa? Karena merekalah yang benar-benar mengenal saya bahkan ketika saya tidak lagi mampu menjaga kehormatan saya.

Betapa miris ketika saya menemui banyak lelaki menghujat lelaki lain yang ketahuan bermain dengan wanita bukan istri/pacarnya, padahal pada kenyataannya mereka juga suka menggoda atau membicarakannya dalam obrolan-obrolan kaum lelaki. Ini adalah potret hipokrasi. Tapi bila seseorang malu saat dituduh melakukannya karena ada sisi di hatinya takut bila benar-benar melakukannya, apakah tidak berarti ia takut berdosa sehingga berusah untuk menghindarinya?

CINTA dalam cara pandang yang dewasa, tidak hanya bermuara pada NAFSU melainkan pada apa yang akan dipersembahkan untuk sang tercinta. NAFSU itu naluri setiap makhluk-Nya sedangkan CINTA lahir dari nalar dan kasih sayang.

Memang tak bisa dipungkiri bahwa NAFSU mengawali hadirnya CINTA. Yang paling mudah dan umum ditemui adalah ketika lelaki cenderung (menyukai-red) wanita yang cantik. Bahkan ketika bukan penampilan fisik sekalipun, tentu ada hal lain yang membuat lelaki cenderung pada wanita. Hasrat muncul sebagai efek lanjutnya tapi tidak serta-merta bisa disimpulkan hanya karena NAFSU. Sehingga hanya si lelaki dan Sangkholik yang tau apakah proses selanjutnya dikendalikan NAFSU atau atas dasar CINTA. Bagaimana mengukurnya?

Hmmm … tidak mudah menjawabnya. Yang paling sederhana adalah menyadari penuh apa yang diinginkan dari proses itu, apakah sesuatu yang memenuhi kebutuhan diri sendiri atau sesuatu yang akan membawa kebahagiaan bagi sang tercinta. Istilah mudahnya mengukur keikhlasan, tulus atau pamrih.

image

That’s all … mohon maaf jika judul postingan ini menyinggung perasaan para wanita tapi memang begitulah kenyataannya. Lelaki selalu tergoda untuk menggoda wanita meskipun wanita itu bukan penggoda. Semoga kita semua mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat bersama sang tercinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s