Black Wednesday | Syahadah on Egypt


M3.2-I4-S2-D2-

Sejak kemarin siang, ponsel saya berulang kali menerima notifikasi. Ada pesan-pesan di Whatsapp, juga berita-berita dari situs yang saya ikuti. Informasi memilukan dan memalukan dari negeri para Fir’aun … Mesir. Pemerintah kudeta alias juncta militer Mesir pimpinan Al Sisi melakukan pembersihan atau lebih tepatnya pembantaian terhadap ratusan (versi state news) atau ribuan (versi IM) demonstran pro Mursi (presiden Mesir yang dikudeta) yang bertahan di Nahda Square dan Rab’ah al Adawiyah.

Polisi dan tentara merangsek dengan buldozer, menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah demonstran bahkan pada wanita dan anak-anak. Kejadian selanjutnya sungguh di luar peri kemanusiaan. Polisi dan militer dengan dalih menemukan senjata api dan amunisi di tempat demonstrasi (bukti yang dimanipulasi) melakukan penembakan dengan peluru tajam kepada demonstran sipil yang tidak bersenjata kecuali batu dan kayu. Maka tragedi kemanusiaan terburuk sepanjang sejarah Mesir pun terjadi (tentu akan dihapus secara licik oleh juncta penguasa), ribuan pendemo pro Mursi (presiden sah Mesir) yang lebih dari 6 pekan melakukan aksi damai menjadi korban kebiadaban penguasa pro kudeta Mesir.

Ya Allah … ribuan laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak Mesir hari Rabu kemarin telah menjadi tumbal tergulingnya demokrasi atas rezim militer. Sebagaimana niat masing-masing mereka, maka berkorban di jalan Allah adalah jalan terbaik yang mereka pilih. Menyuarakan kebenaran di hadapan penguasa zholim adalah jihad fi sabilillah. Maka gugur dalam jihad adalah syahid di sisi Allah. Maka mereka tidak mati (seperti yang orang-orang kafir sangkakan), melainkan hidup di sisi Allah sebagaimana janjinya dalam Al Qur-an.
image

image

Luar biasa … entah apa yang merasuki para polisi dan tentara Mesir hari itu. Ketika peluru-peluru tajam mereka mendesing membunuhi rakyat Mesir yang mestinya mereka lindungi, mereka pun tertawa-tawa gembira seolah mendapat kemenangan perang. Lihat saja ekspresi para durjana ini …
image

Tidak habis pikir saya, bahkan anjing sekalipun tidak akan senang ketika ada sesamanya yang mati. Lihat saja para syuhada Mesir ini (mohon maaf bila foto-fotonya begitu memilukan).
image

image

Ribuan mereka telah berpindah dari Nahda Square dan Rab’ah al Adawiyah menuju surga Allah SWT.

Pagi ini dari informasi yang saya peroleh dari berbagai media, sudah lebih dari 4 ribu syahid di Kairo, Mesir. Militer mulai melakukan pembersihan bukti kekejian ini, mereka membawa jenazah para syuhada ke stadion Kairo (sangat mungkin untuk dimusnahkan), membakar masjid Rab’ah al Adawiyah (sangat mungkin dengan jenazah syuhada di dalamnya, dan membakar rumah sakit lapangan dengan ratusan jenazah dan pasien kritis di dalamnya.
image

Naudzubillahi min dzalik … sungguh tindakan yang tentu merupakan pelanggaran HAM berat.

Maka wajib bagi kita sesama muslim di manapun berada, terlebih kita yang ada dalam kondisi damai untuk mendo’akan mereka terutama yang masih berjihad demi tegaknya keadilan di negeri Mesir. Juga bila kita diberikan kekuatan hati dan kesempatan, untuk melakukan aksi solidaritas atas kejadian Rabu Kelabu ini. Saya yakin bahwa demonstran pro Mursi yang terbunuh di Kairo adalah syuhada, tapi saya juga yakin bahwa kemenangan dari Allah adalah hak para mujahid Mesir. Semoga mereka mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Aamiin.

Referensi: dari berbagai sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s