Serial Super-Dad: Memandikan Bayi


Umumnya balita suka saat bermain air, mungkin karena 9 bulan lebih sebelum lahir ia telah terbiasa dengan cairan di sekeliling tubuhnya. Bayi dalam rahim ibu yang telah bernyawa, melakukan semua aktifitasnya di dalam selubung (plasenta atau ari-ari) berisi air ketuban.

Aktifitas di pagi hari dimulai dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan pribadi. Mulai dari mandi, BAK/BAB, hingga sarapan. Tidak hanya kita yang sudah dewasa, balita pun melakukan aktifitas yang sama. Bedanya kita melakukannya sendiri, sedangkan balita masih membutuhkan orang lain. Nah, pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman aktifitas sehari-hari ortu yang punya bayi kecil (kurang dari 6 bulan): memandikan bayi.

Persiapan
Sebelum mulai memandikan bayi, ada beberapa hal yang mesti kita siapkan yaitu:
1. Air mandi. Umumnya ortu Indonesia memandikan bayi mereka dengan air hangat, begitupun kami. Siapkan air hangat di ember mandi/bak secukupnya. Air hangat ini biasanya campuran air panas dan air biasa, 1:10 atau suam-suam kuku.

2. Sampo dan sabun. Agar rambut dan kulit bayi selalu segar, gunakan sampo dan sabun yang sesuai untuk bayi. Produk perlengkapan bayi umumnya sudah memuat sampo dan sabun. Sampo dan sabun orang dewasa sebaiknya tidak digunakan untuk bayi mengingat kandungan bahannya lebih kuat.

3. Handuk. Handuk digunakan untuk mengeringkan rambut dan badan bayi sesudah mandi. Handuk bayi biasanya lebih lembut tekstur kainnya. Handuk yang kasar bisa menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

4. Baju ganti. Baju ganti terdiri dari baju dalam (popok dan kaos) dan baju luar. Baju luar sebaiknya menyesuaikan kondisi cuaca agar bayi merasa nyaman, tidak kedinginan saat cuaca dingin atau kegerahan saat cuaca panas.

5. Minyak telon dan bedak. Kebiasaan lain ortu Indonesia adalah membaluri bayi dengan minyak telon agar bayi merasa hangat dan menaburkan bedak merata di seluruh badan bayi untuk mencegah iritasi (keringat buntet).

Pelaksanaan
Bila semua perlengkapan siap, saatnya mulai memandikan bayi. Eh … tunggu! Ada hal penting yang kadang terjadi saat kita memandikan bayi … apa itu? Ya, bayi kadang pipis spontan saat badannya merasakan kesejukan air. Bila bayi biasa pipis saat bangun pagi, maka menunggu sesaat sampai ia pipis sebelum mandi mungkin bisa jadi pilihan. Karena air mandi yang tercampur air pipis tentu najis bukan.

Pertama, buka baju bayi dengan perlahan lalu angkat bayi ke atas bak. kita seka dulu muka bayi dengan telapak tangan yang telah dibasahi air hangat. Bersihkan mata, mulut dan hidung bayi dengan hati-hati. Pastikan air tidak masuk ke lubang hidung dan telinga.
image
image
image
image

Kedua, basahi rambut kepala bayi sampai merata lalu tuangkan sedikit sampo di rambutnya lalu gosok-gosok lembut hingga berbusa. Bilas perlahan hingga busa sampo pada rambut bayi benar-benar bersih.
image
image

Ketiga, masukkan badan bayi ke dalam bak berisi air hangat. Lengan kita menahan leher bayi dan tangan menahan badannya (rusuk). Pastikan mulut dan hidung berada di atas air, jumlaj air bisa disesuaikan dengan ukuran badan bayi. Basuh lembut badan bagian depan mulai leher hingga ujung kaki. Tuang sabun dan gosok lembut seluruh bagian yang telah dibasuh sebelumnya. Perhatikan bagian lipatan-lipatan yang biasa menyisakan bedak atau keringat. Bilas hingga sisa sabun benar-benar bersih.
image
image

Keempat, balik badan bayi hingga tengkurap di atas lengan kita. Kedua lengan dan leher ditahan dengan lengan dalam posisi yang nyaman. Basuh badan bagian belakang mulai tengkuk hingga telapak kaki. Beri sabun dan gosok lembut hingga merata, jangan lupa membersihkan sela-sela pantat yang mungkin menyisakan kotoran BAB atau BAK. Bilas hingga bersih.
image
image

Kelima, angkat bayi dari bak. Tempatkan di handuk kering yang lembut. Seka seluruh badan hingga air mandi benar-benar kering. Basuh badan bayi dengan minyak telon sambil urut-urut lembut bagian yang sering capek misal pundak, tengkuk, punggung, pantat dan kaki. Sesudahnya taburkan bedak merata di seluruh badan.
image
image
image
image

Keenam, pakaiankan baju ganti dengan perlahan. Sisir rambutnya, berikan bedak muka dan … Selesai!
image
image
image
image

Sekarang putra/putri ayah sudah ganteng/cantik dan siap untuk melakukan aktifitas yang lain. Ternyata memandikan bayi tidak susah kan … alhamdulillah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s