Barokallohu, Nak…



Kemarin hari lahir Faisal. Sudah 3 tahun usianya sekarang, tapi saya masih ingat saat-saat istri akan melahirkannya dulu. Tahun ini ultahnya disyukuri tanpa umminya, meskipun alhamdulillah ada mamanya. Sedari kemarin lusa Faisal gelisah, tengah malam bangun minta dikelonin mamanya. Kemarin juga seharian minta gendong terus, sepertinya dia ingat pada umminya. Sabar ya, Nak…
Entah sampai kapan Faisal akan mengingat umminya, karena dia tentu belum paham kondisinya. Sesekali dia masih menyebut, “Ummi sudah sehat ya?”. Mungkin dalam pikirannya umminya masih di RS, meskipun sudah sering kami mengajaknya ke makam umminya. Di usia sekecil itu, saya merasakan kondisi yang dia tidak pahami tetapi dia tidak bisa ungkapkan. Saya bahkan sudah tidak pernah menemukan Faisal menangis mencari umminya. Semoga keberadaan mamanya bisa mengisi sesuatu yang hilang itu.

Faisal anak yang cerdas, saya rasa dia secerdas umminya. Cuma dia pemalu, mungkin seperti saya waktu kecil dulu. Dia juga humoris, empatik dan punya kemauan kuat. Semoga dia mau mengikuti jejak mamanya, menjadi penghafal Quran. Teriring do’a abi untukmu anakku:

Ya Allah. Berkahilah dia sepanjang hidupnya. Engkau telah membahagiakan kami dengan kelahirannya di dunia, maka semoga kelak dia membanggakan kami di surga-Mu. Jadikan dia bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholih, yang selalu bersyukur, yang berbakti kepada orangtuanya, yang sayang kepada saudaranya dan bermanfaat bagi ummatnya. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s