Tentang Chemistry (Bagian 1)


Baru-baru ini (ternyata sudah setahun) saya dipercaya institusi menduduki suatu jabatan manajerial akademis di kampus. Bukan suatu hal yang saya harapkan sebenarnya tapi apa mo dikata amanah tetaplah amanah. Yang tidak bisa dihindari lagi, bahwa posisi ini mengharuskan saya deal with berbagai situasi kompleks hubungan antarmanusia. Mulai dari menjalankan perintah bos besar dan bos kecil, berkoordinasi dgn sesama middle manager sampai mengatur staf. Belum lagi jika mesti negosiasi dengan bos sebelah atau clients. Dunia yang beda banget dibanding ketika saya bergelut dengan clerical works dulu.

Nah, di sinilah ilmu yang kita pelajari jaman SMA dulu diaplikasikan. Matematika dan bahasa mah wajib itu, tapi ini sesuatu yang menerapkan keduanya bahkan tanpa kita sadari. Kira-kira apakah itu?

KIMIA, inilah yang saya maksud.

Bagaimana bisa Kimia diaplikasikan dalam keseharian saya sebagai middle manager? Berikut ini penjelasannya.

Manusia adalah makhluk yang diciptakan Sangkholik dengan 3 aspek: jasmani (fisik), ruhani (metafisik) dan akal (termasuk di dalamnya perasaan). Nah, aspek terakhir inilah yang membedakan manusia dari makhluk lain, baik itu hewan dan tumbuhan maupun jin dan malaikat. Sebenarnya kalo ditilik dari ilmu biologi, tempat akal itu bentuknya fisik juga (otak, sedangkan perasaan itu di “hati”). Tetapi yang berperan dalam pembentukan akal dan perasaan ini sesungguhnya reaksi antarzat fisik dalam organ tersebut. Istilah ilmiahnya kimiawi (atau chemistry).

Bersambung demi tautatis…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s