Info Masjid (1)

Jika Anda sedang melintasi Jalan Sawangan Raya dari atau menuju Jalan Nusantara dan saat itu waktu sholat maka Anda bisa berhenti untuk menunaikan sholat di Masjid Nurul Islam. Lokasinya di pinggir Jalan Mangga Raya sekitar 15 meter ke Barat dari persimpangan Jalan Rambutan Raya dan Jalan Mangga Raya. Insya’Allah Anda tidak akan kesulitan  menemukannya bahkan tanpa menggunakan peta sekalipun.

Fasilitas Masjid

Masjid Nurul Islam adalah masjid jami’, artinya di masjid ini diselenggarakan sholat berjama’ah 5 waktu dan di hari Jum’at diselenggarakan sholat Jum’at. Kapasitas/daya tampung masjid ini cukup besar, sekitar 600 jama’ah. Terdiri dari 2 lantai, di waktu sholat fardhu selain Jum’atan yang digunakan hanya lantai utama dengan jama’ah putri/akhwat di belakang jama’ah putra/ikhwan dibatasi dengan hijab tidak permanen.

Tempat wudhu dan toilet baik untuk ikhwan maupun akhwat terletak di sudut Barat Laut masjid. Tempat wudhu tambahan ada di bagian depan Tenggara masjid khusus untuk ikhwan.

Tempat parkir motor terletak di Utara masjid, sedangkan parkir mobil belum tersedia. Bila Anda membawa mobil maka bisa titip parkir di parkir minimarket di dekat masjid atau di pinggir jalan depan masjid.

Masjid ini dilengkapi dengan karpet tebal yang nyaman dan pendingin ruangan berupa kipas angin dan AC. Juga tersedia sarana multimedia berupa televisi LCD di dua sisi dinding Barat masjid. Sound system masjid juga cukup bagus dengan kualitas suara yang jernih.

Marilah kita ramaikan masjid dengan sholat fardhu 5 waktu secara berjama’ah.

Tentang Chemistry (Bagian 1)

Baru-baru ini (ternyata sudah setahun) saya dipercaya institusi menduduki suatu jabatan manajerial akademis di kampus. Bukan suatu hal yang saya harapkan sebenarnya tapi apa mo dikata amanah tetaplah amanah. Yang tidak bisa dihindari lagi, bahwa posisi ini mengharuskan saya deal with berbagai situasi kompleks hubungan antarmanusia. Mulai dari menjalankan perintah bos besar dan bos kecil, berkoordinasi dgn sesama middle manager sampai mengatur staf. Belum lagi jika mesti negosiasi dengan bos sebelah atau clients. Dunia yang beda banget dibanding ketika saya bergelut dengan clerical works dulu.

Nah, di sinilah ilmu yang kita pelajari jaman SMA dulu diaplikasikan. Matematika dan bahasa mah wajib itu, tapi ini sesuatu yang menerapkan keduanya bahkan tanpa kita sadari. Kira-kira apakah itu?

KIMIA, inilah yang saya maksud.

Bagaimana bisa Kimia diaplikasikan dalam keseharian saya sebagai middle manager? Berikut ini penjelasannya.

Manusia adalah makhluk yang diciptakan Sangkholik dengan 3 aspek: jasmani (fisik), ruhani (metafisik) dan akal (termasuk di dalamnya perasaan). Nah, aspek terakhir inilah yang membedakan manusia dari makhluk lain, baik itu hewan dan tumbuhan maupun jin dan malaikat. Sebenarnya kalo ditilik dari ilmu biologi, tempat akal itu bentuknya fisik juga (otak, sedangkan perasaan itu di “hati”). Tetapi yang berperan dalam pembentukan akal dan perasaan ini sesungguhnya reaksi antarzat fisik dalam organ tersebut. Istilah ilmiahnya kimiawi (atau chemistry).

Bersambung demi tautatis…

Barokallohu, Nak…


Kemarin hari lahir Faisal. Sudah 3 tahun usianya sekarang, tapi saya masih ingat saat-saat istri akan melahirkannya dulu. Tahun ini ultahnya disyukuri tanpa umminya, meskipun alhamdulillah ada mamanya. Sedari kemarin lusa Faisal gelisah, tengah malam bangun minta dikelonin mamanya. Kemarin juga seharian minta gendong terus, sepertinya dia ingat pada umminya. Sabar ya, Nak…
Entah sampai kapan Faisal akan mengingat umminya, karena dia tentu belum paham kondisinya. Sesekali dia masih menyebut, “Ummi sudah sehat ya?”. Mungkin dalam pikirannya umminya masih di RS, meskipun sudah sering kami mengajaknya ke makam umminya. Di usia sekecil itu, saya merasakan kondisi yang dia tidak pahami tetapi dia tidak bisa ungkapkan. Saya bahkan sudah tidak pernah menemukan Faisal menangis mencari umminya. Semoga keberadaan mamanya bisa mengisi sesuatu yang hilang itu.

Faisal anak yang cerdas, saya rasa dia secerdas umminya. Cuma dia pemalu, mungkin seperti saya waktu kecil dulu. Dia juga humoris, empatik dan punya kemauan kuat. Semoga dia mau mengikuti jejak mamanya, menjadi penghafal Quran. Teriring do’a abi untukmu anakku:

Ya Allah. Berkahilah dia sepanjang hidupnya. Engkau telah membahagiakan kami dengan kelahirannya di dunia, maka semoga kelak dia membanggakan kami di surga-Mu. Jadikan dia bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholih, yang selalu bersyukur, yang berbakti kepada orangtuanya, yang sayang kepada saudaranya dan bermanfaat bagi ummatnya. Aamiin.

Membuat SIM A di Pasar Segar (Percobaan #2)

Ini kali kedua saya datang ke Pasar Segar Depok untuk membuat (mengurus pembuatan -red) SIM A. Kali ini sesuai instruksi, saya langsung menuju ke tempat tes praktik. Petugas penguji praktiknya masih sama, sehingga beliau langsung mengenali saya.

Eng ing eng… saya langsung dag dig dug. Sempat ngobrol sebentar dengan mbak-mbak yang sudah ada di situ setelah mengikuti ujiam praktik dan berhasil. Dia bilang itu kali keduanya, meskipun pengakuannya sudah biasa bawa mobil sendiri. Ya ya ya… saya berharap juga bisa sukses ujian.

Bapak petugas segera menyilakan saya masuk ke dalam mobil. Saya duduk tenang lalu menyalakan mobil brem brem brem… sesuai instruksinya saya maju lalu belok kanan. Berhenti di depan cone, saya lalu mundur masuk ke area parkir seri di kanan. Sukses…!

Selanjutnya saya maju lalu belok kiri, kemudian atret (mundur -red) untuk parkir paralel di kiri. Sekali belum pas, saya disilakan petugas maju lagi untuk mengulang. Dua kali, ternyata malah belakang mobil menyentuh balok kayu. Duh… gagal maning… gagal maning...

Saya kembali mendapatkan slip biru tanda mengulang ujian praktik 2 pekan lagi. Pesan bapak petugas penguji: ” Datangnya lebih pagi besok ya, Pak Guru…”. Apa boleh buat, saya mesti balik lagi ke sini untuk ketiga kali. Uhuk…

Membuat SIM A di Pasar Segar (Percobaan #1)

Ramadhan Karim …

08.20 – Sampe pasar segar, parkir motor 2.000 trus masuk ke dalam. Fotokopi KTP 2 lembar 2000 (mahalnya…), sempat bingung nyari tempat fotokopi ternyata di dalam banyak.
08.25 – Masuk ke lokasi pembuatan SIM, bingung karena gak nemu prosedur urusnya langsung ke loket pendaftaran. Ternyata mesti bawa formulir lengkap, diminta periksa kesehatan dulu.
08.30 – Periksa kesehatan di klinik belakang bayar 22.500, tensi kelar. Diarahkan ke loket asuransi, bawa surat keterangan sehat.
08.35 – Bayar asuransi 30.000, dapat kartu asuransi untuk SIM A/B dan diarahkan ke loket pembayaran.
08.33 – Bayar biaya buat SIM A 120.000, mendapatkan formulir isian.
08.35 – Mengisi formulir dan menyerahkan ke loket pendaftaran. Diminta menunggu panggilan di ruang tunggu.
08.45 – Duduk menunggu panggilan sambil nonton tivi kabel (lumayan).
09.30 – Akhirnya dipanggil ke loket pengambilan SIM (hah… sudah jadi?). Ternyata diarahkan ke ruang foto.
09.35 – Antre berdiri, masuk ruang foto.
09.58 – Foto, cap jari dan tanda tangan digital. Diarahkan ke ruang uji teori.
10.05 – Masuk ruang uji teori, diminta ke komputer yang tersedia (CAT nih ye…). Soal pelayanan 7, soal uji 30. Waktu 15 menit (banyak soal besaran-besaran tertentu yang pasti gak inget). Alhamdulillah minimal 23 soal benar, lulus (makan-makan… eh lagi puasa ya).
10.22 – Selesai dan diarahkan ke uji praktik (eng ing eng…). Mulai panik, sempat diberi contoh sama instruktur. Buru-buru ke musholla (do’a yang khusyuk biar lulus).
10.50 – Mulai ujian praktik, gagal… duh. Ngulang praktik 2 pekan lagi. Dari 5 orang yang uji praktik cuma 2 orang yang lulus, sisanya gatot (hu hu hu…).
11.00 – Meninggalkan pasar segar dengan perasaan galau. Sudahlah… besok dicoba lagi.

image

Mengurus Surat Kehilangan di Polsek Beji

Ramadhan Karim…

Hari ini saya mengurus Surat Keterangan Kehilangan di Polsek Beji. Saya baru sadar telah kehilangan Sertifikat Asuransi Tabungan Berencana ketika melengkapi berkas klaim Tabungan Berencana almarhumah istri saya. Saya bahkan tidak ingat kapan kira-kira berkas itu tidak lagi ada di tempatnya. Sungguh ceroboh…

Ini pertama kali saya masuk komplek Polsek Beji padahal hampir setiap hari saya melewatinya he he he… Setelah parkir motor, saya langsung menuju Sentra Pelayanan. Ruangannya di depan kanan, persis sebelah parkir motor sehingga mudah dijangkau. Waktu saya masuk, kursi antrean sudah hampir penuh. Sekitar 5 orang sedang menunggu giliran, saya orang terakhir. Pikir saya bakal lama nih, ternyata tidak sampai satu jam berkas yang saya butuhkan sudah di tangan.

Catatan saya untuk pelayanan Surat Keterangan Kehilangan Polsek Beji:
– syarat-syarat: KTP, berkas/data terkait (mudah jika ada)
– waktu: 5-10 menit (tidak termasuk antrean)
– pelayanan: ramah dan bersahabat
– biaya: gratis (jangan pernah beri tip)
Karenanya untuk layanan ini saya berikan penilaian: ***** (sangat memuaskan)

Terima kasih, Pak Polisi. Terus tingkatkan kualitas layanan Anda. Semoga berkah untuk Anda dan selalu bermanfaat untuk masyarakat.

Disclaimer
Penilaian saya tidak merepresentasikan kondisi berbeda untuk kasus yang sama ataupun berbeda.

Ramadhan dan 3 Tipe Manusia

image

Ramadhan Karim…

Ada 3 tipe manusia menghadapi Ramadhan, bulan yang mulia. Demikian disampaikan Prof. Dr. Kalamullah Ramli dalam Kultum Tarawih beliau di masjid Ukhuwwah Islamiyyah malam ini. Beliau membuka tausiyahnya dengan membacakan nasihat Rasulullah kepada para sahabat menyambut datangnya Ramadhan.

Ketiga tipe manusia tersebut diuraikan beliau sbb.:
1. Manusia yang tidak terpengaruh.
Ramadhan yang hadir tidak mengubah perilakunya sama sekali. Mereka tidak senang kedatangan bulan suci ini dan bahkan tetap bermaksiat kepada Allah. Mereka ini adalah golongan orang yang merugi seperti yang disebut oleh Rasulullah, yang tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.
2. Manusia yang biasa-biasa saja.
Mereka menyambut Ramadhan dengan ibadah, tapi kadarnya sama saja dengan hari-hari biasa. Tidak ada peningkatan dalam ibadahnya sehingga yang membedakan hanya mereka berpuasa dan tarawih saja.
3. Manusia yang berusaha keras.
Ramadhan dianggap sebagai momentum langka yang mungkin tidak akan berulang. Mereka bergembira dan bersemangat mengisinya dengan ibadah yang jauh lebih baik dibanding bulan-bulan sebelumnya. Bulan puasa diisi tidak hanya dengan puasa dan tarawih tetapi juga dengan tilawah, shodaqoh, ta’lim dan banyak ibadah lainnya. Mereka inilah golongan manusia yang beruntung, sebagaimana sabda Rasulullah yang menyebutkan bahwa barangsiapa yang puasa/tarawih di Ramadhan dengan iman dan bersungguh-sungguh maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Di akhir kultumnya, Pak Muli mengajak jama’ah tarawih malam itu untuk menentukan target ibadah Ramadhan lalu mengejarnya dengan sungguh-sungguh meski capek dan mengantuk. Beliau mengingatkan bahwa boleh jadi ini Ramadhan terakhir kita, dan di akhir hayat hanya 2 hal yang kita inginkan yaitu surga Allah dan pembebasan dari api neraka. Semoga kita termasuk dalam golongan manusia yang beruntung.

Ramadhan Karim

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. Allahumma sholli wasallim wabarik ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.

Tiada terkira bahagianya saya bisa berjumpa lagi dengan penghulu bulan, Ramadhan Karim. Nikmat kesempatan ini tidak semua orang mendapatkannya, tidak istri saya (almarhumah) dan tidak pula guru saya (almarhum). Dan bahkan banyak orang sholih yang dipanggil Allah sebelum Ramadhan datang menghampiri.

Tapi bukan manusia jika sekedar menyadari hal itu lalu tidak berbuat apa-apa. Saya boleh saja merasa sedih tahun ini tidak menjalani Ramadhan bersama sang kekasih yang lebih dari satu dekade terakhir menemani hari-hari saya. Cuma, apa yang akan saya dapatkan jika hanya bersedih? Boleh jadi lagi-lagi saya akan melewatkan Ramadhan tahun ini dengan sia-sia. Karenanya saya harus move on … titik.

Agak berbeda memang semangat saya menyambut Ramadhan tahun ini jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini saya tidak merumuskan target … lebih tepatnya belum he he he. Sedangkan tahun-tahun kemarin saya sepertinya mempunyai target, sebagaimana tips dan trik Ramadhan di sini. Mungkin ini karena saya sedang penyesuaian dengan kondisi keluarga saya yang baru.

Baiklah, apapun kondisi kita saat ini … mari kita optimalkan pendekatan kita kepada Allah mulai dari sekarang. Karena Allah mencintai orang-orang yang berusaha mencintai-Nya. Dan kebahagiaan sejati sesungguhnya adalah mendapatkan kasih sayang dari sang Kekasih.

Ya Allah … jadikan Ramadhan kami tahun ini semakin mendekatkan diri kami kepada-Mu, hingga akhir hidup kami. Aamiin …